#stunting#beritalambar#kesehatan

Seribuan Balita di Lambar Mengidap Stunting

( kata)
Seribuan Balita di Lambar Mengidap Stunting
Foto: Dok

Liwa (Lampost.co): Hasil validasi pada 15 kecamatan di Lampung Barat mencatat angka kasus stunting akibat kurang asupan gizi pada anak bayi dibawah lima tahun (balita) di Lampung Barat hingga saat ini telah mencapai 1.002 atau 5,8% dari 17.461 balita yang divalidasi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Lampung Barat Suhendrawati mendampingi Kadis Kesehatan Lambar Paijo mengatakan meskipun jumlahnya telah mencapai seribuan tetapi angka itu masih jauh dibawah angka persentase nasional sebesar 28%.

"Persentase balita mengidap stunting di Lambar terbilang masih rendah, karena masih dibawah persentase angka nasional," kata Suhendra.

Dia mengatakan sasil validasi itu diketahui berdasarkan hasil entri dari aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat per 10 Januari 2020 lalu. Dimana jumlah kasus stunting di Lambar mencapai 1.002 balita.

Seribuan balita yang mengalami stunting tersebut diakibatkan kurang asupan gizi sehingga berdampak pada pertumbuhan ukuran tinggi badan. Dimana ukuran tinggi badan pada balita stunting lebih pendek dari anak seusia normalnya.

"Angka itu masih bersifat sementara, sebab masih terdapat selisih antara angka pada data sasaran yang tercatat di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) yaitu 35 ribu. Karena itu kami melalui puskesmas masih tetap melaksanakan validasi dan sweeping ke pekon-pekon untuk memastikan kevalidan data tersebut," ujarnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar