#apbd#lampung

Serapan APBD Lampung Capai 73,06 Persen

( kata)
Serapan APBD Lampung Capai 73,06 Persen
Ilustrasi:Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mencatat saat ini serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Lampung pada kuartal ke IV tahun 2021 sebesar 73,06 persen. Persentase realisasi belanja APBD provinsi Lampung masuk ke dalam lima besar penyerapan tertinggi se-Indonesia dengan rata-rata provinsi sebesar 65,12 persen.

"Hingga 19 November 2021, tercatat serapan anggaran Pemprov Lampung 73,06 persen. Adapun serapan tersebut terbagi ke dalam sejumlah bidang yang telah ditentukan," kata Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, di ruang kerja, Kamis, 25 November 2021. 

Baca juga: Serapan APBD Tubaba Belum Bisa Diprediksi

Dimana sejumlah bidang dalam penyerapan APBD adalah belanja operasi dan belanja modal diantaranya belanja pegawai dengan total penyaluran Rp4,2 triliun atau 80,3 persen diantaranya barang dan jasa 70 persen, hibah 65 persen dan bantuan sosial (bansos) 35 persen.

"Di dalam penyerapan bansos hanya sebesar 35 persen karena bansos ini bentuknya uang, dan tak semua bisa mendapatkan uang bantuan karena dalam penyaluran bansos uang tunai perlu ada kriteria khusus. Sementara untuk bansos yang bentuknya sembako itu masuk ke dalam pengadaan barang dan jasa," ujar dia. 

Fahrizal menjelaskan untuk belanja modal sendiri Pemprov Lampung telah merealisasikan sebesar 44,24 persen. 

"Ini capaian kami dan kami upayakan agar terus bertambah karena memang setiap harinya juga terus bergerak," katanya. 

Adapun Pemprov memproyeksikan sebelum 24 Desember 2021 akan terserap sisanya. Ia mengatakan saat ini data terus bergerak setiap saat. 

"Karena saat ini memang sedang gencarnya pencairan belanja modal sehingga target akhir Desember terealisasi 100 persen," ujar dia. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar