#Covid-19#Pringsewu

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 di Pringsewu Sudah 80% Lebih

( kata)
Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 di Pringsewu Sudah 80% Lebih
Ilustrasi medcom.id


Pringsewu (Lampost.co) -- Penggunaan anggaran penanganan Covid -19 dari sektor kesehatan yang dikelola Tim Gugus Tugas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu sudah mencapai 80 persen lebih.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu dr. Hadi Mochtarom mencontohkan untuk pengelolaan DAK pelayanan rujukan dari anggaran Rp867,7 juta terealisasi Rp843,5 juta atau sebesar 98,34%.

Penyediaan biaya operasional BLUD RSUD Pringsewu dari anggaran Rp27,5 milyar terealisasi Rp474,256 juta, penyediaan operasional BLUD Puskesmas dari Rp8,758 miliar terealisasi Rp277,960 juta.

Hadi menambahkan peningkatan surveliance epidemiologi dan penanggulangan wabah dari anggaran Rp2,267 miliar terealisasi Rp2,143 miliar atau 94,55%.

Kemudian untuk peningkatan rumah sakit dari anggaran Rp26 juta terealisasi 100%.

Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan dari anggaran Rp7,467 miliar terealisasi Rp3,388 milyar atau 45,38%.  Sedangkan penyediaan sarana fasilitas kesehatan dari Rp2,800 miliar terealisasi Rp2,222 miliar atau 79,38%.

"Untuk pemeriksaan laboraturium dari Rp1,250 milyar terpakai Rp993,126 juta atau 79,45 persen," kata dia, Kamis, 17 Desember 2020.

Hadi menambahkan, garis besarnya adalah anggaran-anggaran tersebut digunakan untuk insentif Covid-19 di Puskesmas, rumah sakit, pembelian APD di Puskesmas dan rumah sakit, penyelengaraan operasional rumah sakit dan rumah singgah, dan pembelian obat-obatan.

Sementara ketersediaan ruangan isolasi di Pringsewu sampai saat ini masih cukup. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar