#pertanian#beritalampung

Serangan Tikus di Pertanian Lamsel Masih Kategori Sedang

( kata)
Serangan Tikus di Pertanian Lamsel Masih Kategori Sedang
Kondisi tanaman padi Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel), yang diserang tikus. Lampost.co/Arman


Kalianda (Lampost.co) -- Petugas Pengendali Organisme Tumbuhan (POPT) bersama UPTD Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel), menyebut serangan tikus hampir menyerang seluruh hamparan sawah.

Namun, tanaman padi yang diserang hama pengerat tersebut masih tergolong ringan hingga sedang. Sebab, kerusakannya hanya pada bagian-bagian tertentu saja.

Plt. Kepala UPTD TPH-Bun Kecamatan Palas, Tarmijan, mengatakan hampir seluruh areal persawahan diserang tikus. Namun, serangannya hanya di beberapa bagian dalam setiap hamparan.

"Hasil pengamatan lapangan serangan hama hanya spot-spot saja," kata Tarmijan, Kamis, 3 Maret 2022.

Dia mengatakan areal persawahan yang cukup berat diserang tikus berada di Desa Sukaraja hingga 0,75 hektare dan serangan ringan di Desa Pematangbaru 3,5 hektare.

"Hasil pengamatan hanya ada di areal Lebung Larangan, Desa Sukaraja dan Desa Pematangbaru yang cukup luas. Selebihnya hanya spot-spot," kata dia.

Dia mengatakan pihaknya meminta kepada petani agar tidak bosan melakukan pengendalian hama dengan umpan racun atau pemasangan pagar plastik.

"Petani harus sering mengamati tanamannya. Bila perlu sering beri umpan atau padang pagar plastik supaya bisa dikendalikan serangannya," kata dia.

Sementara itu, POPT Kecamatan Palas, Jaka Purnama, mengatakan pihaknya juga memberikan racun tikus untuk pengumpanan di areal Desa Pematangbaru. Ia mengaku tanaman padi yang diserang hama tikus masih bisa dikendalikan.

"Sebagian besar tanaman padi yang diserang masih bisa tumbuh atau tunas lagi. Soalnya, serangan masih ringan hingga sedang. Kami imbau petani supaya rajin melakukan pengumpanan supaya bisa serangan bisa ditekan," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar