#pertanian#hama#produksiturun#lamsel#beritalampung

Serangan Hama Turunkan Hasil Produksi Padi di Baliagung 

( kata)
Serangan Hama Turunkan Hasil Produksi Padi di Baliagung 
Buruh tani saat memanen padi di areal lahan sawah Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Selasa (18/6/2019). (Foto:Lampost/Armansyah)

KALIANDA (Lampost.co)--Hasil produksi padi selama panen musim rendeng 2019 di wilayah Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, merosot sekitar 20%, jika dibanding dengan musim panen sebelumnya.

Ketua Gapoktan Bali Jaya Desa Baliagung, Darto, mengatakan pada panen musim rendeng tahun ini produksi padinya merosot hingga 2-3 ton per hektare. Tahun ini rata-rata produksi padi hanya mencapai 5 - 6 ton per ha, padahal tahun sebelumnya produksi mencapai 8 ha.

"Petani di naungan Gapoktan Bali Jaya merosot. Apalagi tanaman padi yang masa panennya terakhir. Rata-rata tahun ini hasil produksi hanya 5 ton - 6 ton per ha. Bahkan, ada yang hanya 3 ton per ha," katanya, Selasa (18/6/2019).
Dia mengatakan merosotnya hasil produksi padi di desa itu lantaran diserang hama. Adapun hama yang sempat merusak tanaman padi adalah hama wereng, lembing batu dan kresek.

"Paling parah akibat serangan hama wereng. Kalau sudah diserang hama wereng sudah dipastikan hasil produksi merosot. Sebab, hama wereng bisa merusak tanaman dan mengurangi bobot gabah," kata dia. 
Hal senada diungkapkan, Saimin (42) petani lainnya. Dia mengaku dari luas lahan sekitar 2 hektare hanya mampu menghasilkan gabah sekitar 6 ton per hektare. 
"Ada penurunan hasil produksi padi musim rendeng kali ini. Soalnya, tanaman padi saya di serang hama wereng," katanya. 

Sementara itu, Kepala UPTD Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas, Agus Santosa mengatakan dalam beberapa pekan terakhir serangan hama wereng menyebabkan tanaman siap panen seluas 3,75 hektare rusak. Dimana, hama wereng itu menyerang lahan di areal Desa Bandanhurip, Palasjaya dan Pulautengah. 

Armansyah

Berita Terkait

Komentar