#demamberdarah#dbd#beritalamtim

Dinkes Lamtim Terus Intensifkan Kegiatan Penanggulangan dan Antisipasi DBD

( kata)
Dinkes Lamtim Terus Intensifkan Kegiatan Penanggulangan dan Antisipasi DBD
Petugas kesehatan mengamati jentik nyamuk di genangan air dan menaburkan bubuk abate. Lampost.co/Djoni Hartawan


SUKADANA (Lampost.co) -- Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus berlanjut, dengan sejak Januari hingga Senin (18/2/2019) tercatat sudah 239 warga yang diserang.

Adapun ke-239 warga Lamtim yang diserang penyakit DBD tersebut perinciannya adalah Januari 2019 sejumlah 199 orang, dan Februari 2019 hingga Senin (18/2/2019) sejumlah 40 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim Syamsu Rizal, kepada lampost.co, Senin (18/2/2019), mengatakan serangan peyakit DBD di wilayah Kabupaten Lamtim memang masih terus berlanjut dan hampir merata di 24 kecamatan.

Serangan penyakit berbahaya itu masih terus berlanjut dan diperkirakan perlahan-lahan akan menurun hingga Maret 2019 itu. Hal ini disebabkan selain masa siklus lima tahunan, penyakit DBD juga didukung kondisi musim hujan dengan intensitas curah hujan yang masih cukup tinggi.

“Karena itulah kami tetap meminta warga agar selalu waspada dalam menghadapi serangan penyakit DBD tersebut. Ingat, jaga sanitasi lingkungan, terus rutinkan kegiatan PSN dan 3M plus,” katanya.

Sementara untuk membantu warga menanggulangi atau menekan serangan penyakit dimaksud, kata Rizal, selain melaksanakan fogging, pihaknya juga mengintensifkan kegiatan penyelidikan epidemologi (PE) dan pembagian bubuk abate.

Untuk kegiatan PE dilakukan dengan tujuan mendapatkan besaran masalah yang sesunguhnya, mendapatkan gambaran klinis dari suatu penyakit, mendapatkan gambaran kasus menurut variabel epidemiologi, mendapatkan informasi tentang faktor risiko (lingkungan, vektor, perilaku, dan lain), dan etiologi.

Djoni Hartawan Jaya*







Berita Terkait



Komentar