#sepipengunjung#umkm&kuliner

Sepi Pengunjung, Omset Pedagang Kuliner dan UMKM Turun Drastis

( kata)
Sepi Pengunjung, Omset Pedagang Kuliner dan UMKM Turun Drastis
Wisata Kuliner dan UMKM di Taman Patung Ir. Soekarno Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, Minggu, 13 Februari 2022. (Foto:Lampost/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Wisata Kuliner dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Taman Patung Soekarno Jalan Gatot Subroto Bandar Lampung terpantau sepi pengunjung. Hal ini membuat pendapatan para pedagang turun drastis sampai separuhnya.

Pedagang Tahu Walik, Lia, mengatakan saat ini Wisata Kuliner dan UMKM sepi pengunjung. Mungkin karena adanya peningkatan kasus covid-19 dan varian omicron menjadi ancaman maka dari itu masyarakat mengurangi aktivitas dan mobilitasnya.

Ia menjual berbagai varian tahu seperti Paket Goreng yakni Tahu Walik Biasa Rp15.000 (10 pcs+1 sachet saus, Tahu Walik Sedang Rp20.000 (15 pcs+2 sachet saus) dan Tahu Walik Box Rp30.000 (20 pcs+1 botol saos). Sementara Paket Frozen yakni 1 bungkus Rp30.000 (25 pcs+1 botol saos) dan Frozen Box Rp60.000 (50 pcs+2 botol).

"Sejak adanya omicron mulai sepi pengunjung. Biasanya sehari dihari minggu bisa dapat Rp1.000.000 sampai Rp1.500.000- sekarang bekurang. Ini aja alhamdulillah baru dapet Rp75.000," katanya kepada Lampost, Minggu, 13 Februari 2022.

Hal sama disampaikan pedagang jeruk peras, Lila. Ia mengatakan pendapatannya ikut berkurang karena sepi kunjungan. Di tempatnya menjual es jeruk sehat Rp10.000 kemasan kecil dan Rp15.000 kemasan sedang.

"Waktu awal-awal rame. Terus gak tau kenapa sekarang sepi, mungkin karena penularan covid-19 tinggi atau masyarakat mulai bosen, gak tau penyebabnya. Biasanya pendapatan di hari Sabtu bisa Rp500.000 dan hari minggu Rp1.000.000. Sekarang sepi, Sabtu kemarin aja dapet Rp85.000, alhamdulillah," katanya.

Sebelumnya Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengijinkan pelaku UMKM/IKM untuk tetap berdagang. Namun menerapkan protokol kesehatan secara melekat. Pihaknya juga menfasilitasi para pedagang untuk mendapatkan vaksin covid-19 dosisi ketiga.

"Para pelaku UMKM bisa mendapatkan vaksin booster di Puskesmas terdekat dari tempat tinggal. Para pedagang dan pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama berkegiatan," katanya.

Wisata Kuliner dan UMKM tersebut telah dilaunching pada Sabtu, 30 Oktober 2021. Tercatat 400 pelaku UMKM yang berada dibawah bimbingan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Untuk jam operasional wisata kuliner ini, akan dibuka pada hari Sabtu dan Minggu mulai jam 06.00 hinggal pukul 10.00. Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menyediakan layanan WiFi gratis di Area Taman Ir. Soekarno.


Sri Agustina










Komentar