koronaviruskorona

Seorang WNI di Singapura Sembuh dari Korona

( kata)
Seorang WNI di Singapura Sembuh dari Korona
Seorang turis mengenakan masker saat berkunjung ke Merlion Park, Singapura, 17 Februari 2020. (Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN)

SINGAPURA (Lampost.co) -- Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit virus korona COVID-19 di Singapura akhirnya dinyatakan sembuh. Ia juga telah pulang dari rumah sakit tempatnya dirawat.

"Pada 18 Februari 2020, Kementerian Kesehatan Singapura menyampaikan bahwa WNI yang dinyatakan isebagai kasus ke-21 positif COVID-19 di Singapura dari cluster Yong Thai Hang medical shop pada 4 Februari 2020, telah dinyatakan sembuh serta telah dipulangkan dari rumah sakit," kata KBRI Singapura dalam pernyataan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu 19 Februari 2020.

Meski demikian, identitas WNI tersebut tidak bisa disampaikan ke publik. Pasalnya, identitasnya dilindungi Personal Data Protection Act Singapura.

KBRI Singapura hanya bisa mengatakan bahwa kondisi kesehatan sang WNI relatif baik. Perkembangan kondisinya juga akan terus dipantau dari waktu ke waktu.

"Dengan demikian, sampai saat ini sudah tidak ada WNI yang dilaporkan positif COVID-19 di Singapura," imbuh KBRI Singapura.

Pada 4 Februari, Kemenkes Singapura mengumumkan kasus nCoV ke-21 sebagai seorang WNI berusia 44 tahun. WNI yang bekerja sebagai pekerja migran itu tidak memiliki riwayat bepergian ke Tiongkok. Ia tertular dari majikannya yang positif terjangkit virus korona COVID-19

Majikan dari WNI itu juga sudah dinyatakan sembuh. Ia disebut telah menularkan virus korona COVID-19 ke suaminya, sang anak yang baru berusia 6 bulan, dan asisten rumah tangga asal Indonesia.

Dengan sembuhnya WNI di Singapura, maka jumlah WNI yang terinfeksi virus korona mencapai tiga orang. Ketiganya merupakan kru kapal pesiar Diamond Princess yang masih bersandar di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Berdasarkan keterangan terbaru Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, angka kematian akibat virus korona COVID-19 melompat melampaui 2.000. Sementara untuk total kasusnya di seantero Tiongkok telah melewati 74 ribu. Sementara untuk pasien yang telah dinyatakan sembuh, angkanya mencapai 14.352.

Virus korona COVID-19 pertama kali muncul di provinsi Hubei, Tiongkok, pada Desember 2019. Virus ini telah bermunculan di puluhan negara, dengan enam kematian di luar daratan utama Tiongkok, yakni di dua di Hong Kong dan masing-masing satu di Filipina, Jepang, Prancis dan Taiwan.

Winarko



Berita Terkait



Komentar