tewasmeninggal

Seorang Petani di Denteteladas Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah

( kata)
Seorang Petani di Denteteladas Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah
Korban saat dibawa ke puskesmas. Dok

MENGGALA (Lampost.co) -- Seorang warga Kampung Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, Tulangbawang ditemukan tewas di areal persawahan. Korban yakni Imron (40), petani setempat. Dari hasil identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) Polsek Denteteladas menduga korban tewas akibat serangan jantung. 

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Denteteladas AKP Rohmadi menjelaskan, peristiwa penemuan mayat tersebut, Rabu 15 Maret 2020 sekitar pukul 15.00 WIB, di areal persawahan Simpang Rantaubatu, Dusun Hasan Bulan, Kampung Pasiranjaya.

Mulanya, kata Rohmadi, tetangga korban Mariyono, diminta sang istri korban untuk mencari suaminya lantaran tidak kunjung pulang dari sawah. Padahal korban pergi ke kebun dari pagi hari untuk menyemprot sawah miliknya.

Mariyono, lanjut dia, sekitar pukul 14.30 WIB pergi ke sawah untuk mencari korban. Saat tiba di sawah, saksi menemukan ember berisi caira obat pembasmi hama tanaman padi.

"Saksi lalu mencari korban dengan cara mengelilingi sawah dan menemukan korban dalam keadaan tidak bergerak dengan posisi tertelungkup dan masih menggendong alat pompa penyemprot hama. Saksi sempat memeriksa pernapasan korban ternyata sudah tidak bernafas lagi, sehingga saksi berteriak meminta tolong kepada warga," kata Rohmadi, Kamis 16 April 2020.

Menurut dia, ketika mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung menuju TKP bersama warga dan membawa korban ke Puskesmas Kampung Pasiranjaya untuk dilakukan pemeriksaan.

"Hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ada riwayat penyakit dan juga tidak ditemukan adanya gejala yang mengarah korban terpapar virus korona serta penyebab korban meninggal dunia akibat serangan jantung," ujar dia.

Pihak keluarga korban, imbuhnya, telah menerima peristiwa sebagai musibah dan istri korban telah membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban.

Winarko



Berita Terkait



Komentar