#asusila#kriminal#kekerasanseksual#beritapringsewu

Seorang Ibu di Fajaragung Barat Diperkosa Dua Pemuda

( kata)
Seorang Ibu di Fajaragung Barat Diperkosa Dua Pemuda
Dua pelaku pemerkosaan saat diamankan petugas di Polsek Pringsewu Kota. Foto: Dok

Pringsewu (Lampost.co): Dua pelaku pemerkosaan terhadap korban SH (40) yakni Sus (29) dan Pur (22) keduanya warga Pekon Fajaragung Barat, Pringsewu, diamankan Reskrim Polsek Pringsewu Kota, Kamis, 2 Juli 2020, beberapa jam setelah melakukan aksi bejatnya.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Basuki Ismanto mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri menbenarkan kedua pelaku pemerkosaan telah diamankan di Mapolsek.

Penangkapan kedua pelaku, kata Kapolsek, berkat laporan korban SH (40) yang juga warga satu pekon dengan kedua pelaku. SH menjadi korban pemerkosaan pada Kamis, 2 Juli 2020, sekitar pukul 00.30 WIB.

Kronologisnya, lanjut Kompol Basuki, disaat korban sedang tidur terbangun karena merasa ada yang masuk kedalam kamarnya. Ternyata benar saat terbangun korban melihat ada seseorang laki-laki yang dikenal korban yaitu Sus. Saat itu korban kaget dan berteriak tetapi Sus langsung membekapnya.

"Seketika itu korban mengaku diangkat oleh pelaku ke ruang tengah dan ternyata sudah di gelar tikar. Dalam posisi terbaring dan terlentang dengan mulut dibekap, pelaku Sus langsung memperkosa korban," ujarnya, Jumat, 3 Juli 2020.

Kapolsek menambahkan setelah pelaku Sus selesai melakukan aksi bejatnya, tiba-tiba datang pelaku Pur yang kemudian bergantian berusaha melakukan pemerkosaan terhadap korban. Korban kembali berusaha memberontak dan berteriak minta tolong tetapi kembali dibekap mulutnya oleh pelaku Pur. Saat itu pelaku Pur melakukan pemerkosaan hingga jeda waktu kurang lebih 30 menit.

"Karena situasinya gaduh, membuat anak korban FIT (15) terbangun dan melihat ke ruang tengah, tempat ibu kandungnya diperkosa. Saat itu, pelaku Sus terlihat panik saat melihat anak korban bangun. Kondisi itulah membuat pelaku Sus langsung mengejar dan membekap mulut anak korban. Selanjutnya dua pelaku lari keluar rumah," kata Kapolsek.

Kompol Basuki mengatakan dihadapan petugas, kedua pelaku mengakui perbuatannya yang disebabkan karena telah meminum tuak yang dicampur dengan miras jenis vigur.

"Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar