#kuliner#wirausaha

Sensasi Kuliner Unik Jadi Kekuatan Bisnis Makanan

( kata)
Sensasi Kuliner Unik Jadi Kekuatan Bisnis Makanan
Pengusaha kuliner Rumah Ikan Cafe dan Resto, Adi Susanto (kiri), saat Pelatihan Wirausaha 2021 secara virtual dengan pembawa acara Asrian Hendi Caya dari Kadin Lampung. Lampost.co/Wiji


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bisnis makanan selalu berkembang dan tidak pernah berhenti. Meski di masa pandemi Covid-19, tetap muncul usaha makanan atau restoran baru yang diciptakan wirausahawan. Alasan sederhana, yaitu seluruh manusia butuh makan menjadi latar belakang tumbuhnya pengusaha makanan baru karena target marketnya sangat luas dan tidak terbatas pada usia atau jenis kelamin.

Adi Susanto, pengusaha kuliner Rumah Ikan Cafe dan Resto, mengatakan masyarakat tetap membutuhkan makanan yang bervariasi meski dalam kondisi krisis pada pendemi Covid-19. 

“Saat ini mungkin tidak bisa makan di restoran atau kafe, tetapi konsumen tetap bisa take away atau bekerja sama dengan platform digital pesan makanan seperti GoFood,” kata Adi dalam Pelatihan Wirausaha 2021 Seri 1 yang mengusung topik “Menjaga Asa Bisnis Kuliner” secara virtual, Kamis, 4 Februari 2021.

Kegiatan itu yang dilaksanakan Harian Umum Lampung Post tersebut diinspirasi Coca-Cola Amatil Indonesia dan didukung JNE. Hadir sebagai narasumber Adi Susanto, pengusaha kuliner Rumah Ikan Café dan Resto, dengan pembawa acara Asrian Hendi Caya dari Kadin Lampung.

Pada sisi lain, menurut Adi, ada sebagian orang yang mendapatkan kepuasan tersendiri setelah menikmati sensasi kuliner yang unik. “Kami di Rumah Ikan Café dan Resto memberikan sensasi berbeda kepada konsumen yang datang dan juga yang memesan online. Sajian menu makanan yang berbeda, seperti nasi dugan, sajian puring-puringan atau berbahan dasar ikan, dan kopi rebus,” kata dia.

Selain itu, lanjut Adi, di Rumah Ikan juga banyak akuarium yang berisi ikan-ikan Kalimantan dan spot-spot foto 3D yang menarik. “Jadi kekuatan kami dari sisi produk yang berbeda dengan harga bersahabat, sensasi menikmati makanan sambil melihat ikan di akuarium, dan beberapa spot foto. Ini menjadi ide baru yang kami hadirkan untuk konsumen,” kata Adi.

Adi menambahkan jaringan yang ia miliki juga memperkuat asa bisnis kulinernya dapat berjalan meski di tengah pandemi. Sementara itu, kolaborasi dengan pelaku UMKM lain juga dapat mendukung usaha yang dijalankannya. 

“Rumah Ikan menjalankan sistem pemasarannya dengan memanfaatkan jaringan yang kami miliki, menjaga silaturahmi sambil memperkenalkan sajian makanan yang ditawarkan,” ujarnya.

Mengenai protokol kesehatan, Rumah Ikan Café dan Resto yang beralamat di Jalan Ridwan Rais, Kedamaian, Bandar Lampung, tidak melupakan hal penting tersebut. 

Adi Santoso menjelaskan setiap pelanggan yang datang wajib memakai masker dan selalu diberikan cairan penyanitasi tangan atau mencuci tangan, serta menjaga jarak. Selain itu, karyawan pun memakai masker dan penyajian makanan dengan memakai sarung tangan plastik.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar