#sengketa#damai#beritalampung

Sengketa Lahan Jembatan Tanggamus Berujung Damai

( kata)
Sengketa Lahan Jembatan Tanggamus Berujung  Damai
Kadis PU Tanggamus (kanan) saat meninggalkan Mapolda Lampung, Selasa 17 September 2019. Lampost.co/Asrul Septian Malik

BANAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dugaan penyerobotan lahan untuk dibangun jembatan oleh Pemkab Tanggamus, berujung damai.

Pemantauan lampost.co, terlihat Kadis PU Pemkab Tanggamus Riswanda dan pelapor Devita, berada di Mapolda Lampung.

Mereka meninggalkan Mapolda Lampung sekitar pukul 17.55 Selasa 17 September 2019.

Ketika dikonfirmasi, Riswanda membenarkan adanya langkah perdamaian yang dilakukan oleh dirinya, dengan pelapor. Pihaknya mengambil langkah <i>win-win solution</i> dalam kasus ini.

"Ya kita damai, nanti mungkin ada cabut perkara (dari pelapor)," ujarnya seraya meninggalkan Mapolda Lampung, Selasa 17 September 2019.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombespol M. Barly mengatakan, belum ada laporan perdamaian dari kedua belah pihak, termasuk pencabutan laporan.

"Yang jelas kalau damai tak serta menggugurkan perkara, ini masih kita lidik," katanya.

Diberitakan sebelumnya, diduga melakukan penyerobotan tanah, beberapa pihak dari Pemkab Tanggamus dilaporkan ke Polda Lampung.

Pelaporan tersebut terkait pembangunan sepihak jembatan Way Pring di Pekon Banjar Negri, Kecamatan Gunung Alif Tanggamus.

Tak tanggung-tanggung, Bupati Tanggamus Dewi Handayani, Kepala Dinas PUPR Riswanda JA, Bowo Nugroho Kabid Dinas PUPR selaku PPK, Camat Setempat Hardasah, Mantan kurang way Pring, Wahyudi.

Mereka dilaporkan atas dugaan menduduki lahan tanpa izin, pemalsuan dokumen, dalam nomor laporan LP/B-990/VII/2019/SPKT Polda Lampung, pada Selasa 16 Juli 2016, oleh pelapor Iis Devita selaku keluarga pemilik tanah tersebut

"Ada sekitar 139 meter luas tanah yang diserobot, kalau nanti bakal di talud juga kemuningkina bisa 500-an meter," kata Dede Supriadi selalu kerabat pemilik tanah, di Mapolda Lampung, Selasa, 16 September 2019. 

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar