#beritalamsel#jalanrusak

Sempat Viral Mandi Lumpur di Jalan, Camat dan Warga Gotong Royong Timbun Jalan

( kata)
Sempat Viral Mandi Lumpur di Jalan, Camat dan Warga Gotong Royong Timbun Jalan
Pemerintah Kecamatan Palas, Lampung Selatan beserta TNI, Polri dan masyarakat Desa Sukaraja saat bergotong royong menimbun ruas jalan poros kecamatan setempat, Jumat 8 Juli 2022. Lampost.co/ Armansyah


Kalianda (Lampost.co)-- Pemerintah Kecamatan Palas, Lampung Selatan, bersama masyarakat bergotong-royong menimbun kerusakan ruas jalan poros Kecamatan setempat, pada Jumat 8 Juli 2022. Sebelumnya, beredar video viral aksi seorang pria yang nekat mandi di jalan berlumpur.

Gotong-royong yang dikomandoi langsung oleh Camat Palas Rosalina itu melibatkan jajaran UPTD PUPR, perangkat Desa Sukaraja, Satpol-PP, Anggota Koramil Palas 0421-08 Palas, Polsek Palas dan masyarakat sekitar.

Pada kesempatan itu, Rosalina mengatakan gotong-royong tersebut merupakan tindaklanjut dari video viral aksi nekat seorang pria yang mandi di jalan berlumput. Dimana, aksi protes itu lantaran jalan poros rusak parah.

"Setelah adanya video viral dan adanya kejadian truk terguling, kami dari kecamatan langsung koordinasi dengan Dinas PUPR Lamsel. Alhamdulillah kerusakan jalan tersebut mendapat tindakan cepat dengan menurunkan material sabes," kata dia.

Menurut Camat, sementara ini Dinas PUPR Lamsel menurunkan material sabes sebanyak dua mobil truk. Material sabes digunakan untuk menimbun jalan yang rusak parah.

"Jadi, kami gotong-royong melakukan penimbunan material tersebut. Kemudian, kami gali saluran drainase nya yang selama ini mampet," kata dia.

Baca Juga : Protes Jalan Rusak, Pria Ini Mandi di Kubangan Lumpur Jalan Poros Palas

Sementara itu, Suroso, pria yang nekat mandi dikubangan tersebut mengaku aksi nekatnya itu merupakan salah satu bentuk protes terhadap kerusakan jalan poros itu. Tujuannya supaya pemerintah memperhatikan kerusakan jalan tersebut.

"Soalnya, saya pribadi sudah dua kali jatuh tepat di titik kerusakan itu. Kemudian, terakhir tetangga saya juga terguling ketika bawa mobil muatan gabah," ujar warga Desa Bangunan itu.

Suroso berharap setelah aksi protes itu Pemkab Lamsel bisa memperbaiki kerusakan jalan poros kecamatan Palas. Apalagi ruas jalan poros itu merupakan akses utama warga Kecamatan setempat.

"Bukan hanya itu, ruas jalan poros merupakan akses penghubung antar kecamatan Palas dan Sragi. Bahkan, akses menuju Kabupaten Lampung Timur," kata dia.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar