#beritalampung#beritabandarlampung#penganiayaan#hukum

Sempat Viral, Kasus PNS Aniaya Penjual Martabak Berujung Damai

( kata)
Sempat Viral, Kasus PNS Aniaya Penjual Martabak Berujung Damai
Pihak terlapor dan pelapor sepakat damai dan berjabatan tangan di Mapolsek Tanjungkarang Timur/salda andala Lampost.co ralat dikit,


Bandar Lampung (Lampost.co): Kasus penjual martabak yang dianiyaya oleh oknum PNS Pesawaran M. Iqbal berujung damai di Mapolsek Tanjungkarang Timur, Jumat, 10 Februari 2023, walaupun sempat viral dan menjadi sorotan publik.

Perdamaian dilakukan setelah kedua belah pihak yakni korban Erwin Kurniawan dengan PNS Pesawaran M. Iqbal melakukan mediasi di Mapolsek Tanjungkarang Timur sekitar satu jam. 

Kapolsek Tanjungkarang Timur Kompol Doni Aryanto mengatakan pihaknya menerapkan restorative justice (RJ) karena pihak korban dalam hal ini kuasa hukumnya mencabut laporan.

"Kita terapkan restorative justice karena pengacaranya sudah mencabut laporan. Sesuai dengan prosedur, maka kita menerapkan RJ," katanya.

Baca juga:  Warga Pematang Lampura Bekuk Pengedar Uang Palsu

Sementara itu, M. Iqbal meminta maaf kepada Erwin maupun semua masyarakat yang kecewa atas kejadian itu.
Kini mereka berdua sudah seperti saudara ke depannya.

"Kita sudah damai dan sepakat untuk mencabut laporan. Semoga ke depannya tidak terulang," katanya.

Sementar, penjual martabak, Erwin Kurniawan mengatakan ia mencabut laporan murni dari hati dan tidak ada paksaan dari pihak luar.

"Ini saya murni dari hati, setelah beberapa kali mediasi dan tidak ada sedikitpun paksaan," katanya. 

Sementara itu, pengacara pedagang martabak Erwin Kurniawan, Novianti mengatakan dirinya menfasilitasi antara kliennya dan pelaku hingga terjadi perdamaian.

"Terlapor sudah mengakui kesalahannya dan klien kami menerima permintaan maaf dari terlapor, hingga akhirnya kami mencabut laporan," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar