#TUBABA

Sempat Terhenti, Pembangunan Balai Kemasyarakatan Candra Mukti Masuk Prioritas RKPT 2023

( kata)
Sempat Terhenti, Pembangunan Balai Kemasyarakatan Candra Mukti Masuk Prioritas RKPT 2023
Suasana musyawarah tiyuh tentang penyusunan RKPT tahun anggaran 2023, di Balai Tiyuh Candra Mukti, Rabu, 14 September 2022. Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (Lampost.co) – Kepala Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah,  Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Marsudi Hasan mengatakan alokasi Dana Desa dari APBN untuk Tiyuh Candra Mukti Rp883 juta rupiah dicairkan secara bertahap.

"Tahap pertama dan kedua untuk ketahanan pangan 20 persen telah kami realisasikan untuk membangun jalan usaha tani onderlag sepanjang 350 meter sudah selesai. Kemudian pembelian ternak kambing sejumlah 26 ekor kami bagikan ke kelompok kelompok tani dan kelompok ternak pembesaran ikan lele. Sementara 8 persen untuk penanganan Covid-19 kami belikan obat-obatan, kemudian 40 persen untuk BLT kami bagikan kepada 115 KPM," kata dia usai membuka acara Musyawarah Tiyuh tentang Rencana Kerja Pemerintah Tiyuh (RKPT) Candra Mukti tahun anggaran 2022, di kantor tiyuh setempat, Rabu, 14 September 2022.

Marsudi berharap di tahun anggaran 2023 sesuai dengan harapan warganya, DD dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang belum selesai dibangun, seperti jalan usaha tani dan melanjutkan pembangunan balai kemasyarakatan tiyuh yang terhenti akibat recofusing anggaran selama pandemi Covid-19.

"Warga minta ada pembangunan jalan onderlag lagi sepanjang 200 meter di suku satu, terus 800 meter terletak di suku tiga dan empat, total kurang lebih 1.100 san meter yang perlu peningkatan. Melanjutkan pembangunan balai kemasyarakatan yang berhenti pembangunan sejak 2020 yang lalu," kata dia.

Pihaknya berharap di tahun anggaran 2023 semua usulan pembangunan yang masuk dalam RKP dapat terealisasikan semuanya, tidak terhalang dengan peraturan pemerintah mengenai skala prioritas penggunaan DD tahun sebelumnya.

" Tiyuh ingin tetap membangun dan mudah-mudahan peraturan memperbolehkan sehingga kita bisa melanjutkan pembangunan balai kemasyarakatan itu yang kurang lebih memakan biaya Rp 180 jutaan lagi," kata dia.

Dia menjelaskan, September ini harus sudah menyelesaikan penyusunan RKPT tahun anggaran 2023. "Kami ucapkan selamat bekerja, kepada tim penyusun yang telah terbentuk, kami persilahkan kepada yang yang hadir untuk menyampaikan usulannya," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar