#hiburan#musik#lagu

Semiotik Band Angkat Bahasa Daerah Lewat Lagu 

( kata)
Semiotik Band Angkat Bahasa Daerah Lewat Lagu 
Semiotik Band saat manggung. Foto: Dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kata 'basing' bagi sebagian masyarakat Lampung tentu saja sudah tidak asing dan menjadi bahasa pergaulan sehari-hari. Akan tetapi siapa sangka jika kata sederhana yang berarti 'terserah' itu justru menginspirasi dan menjadi sebuah judul lagu dari miliknya Semiotik Band. 

Band lokal Lampung tersebut yang saat ini tengah sibuk menggarap album kedua dan salah satu judul lagunya berjudul Basing. 

Ghani yang merupakan manager dari Semiotik Project Band menuturkan bahwa lagu berjudul Basing ciptaan Fauzi Heri menceritakan tentang perjalanan asmara sepasang kekasih. Akan tetapi seiring perjalananya waktu, sang pria merasa dikekang oleh sang kekasih meski sudah melakukan apapun demi sang kekasih. Namun pada akhirnya pria tersebut merasa bosan dan ingin mengakhiri hubungan mereka.

"Cerita ini diambil dari banyaknya cerita teman-temen kru Semiotik Project, dari situ munculah ide untuk menciptakan lagu berjudul basing," kata Ghani, baru-baru ini.

Dia menuturkan, saat ini grup band yang digawangi oleh Heri (gitaris), Seno (drumer), Disya, David, Adit (vocalis), Adrie (Bass), dan  Dede (rytem) tersebut saat ini sedang menggarap untuk ke cover lagu-lagu lawas serta lagu terbaru mereka. 

Band yang telah berdiri sejak satu tahun terakhir ini, dalam waktu dekat rencananya segere melaunching album pertama mereka. "Untuk konsep masih kita bahas karena dalam waktu dekat kita mau launching album pertama, dan saat ini kita juga mau shooting untuk video clip lagu terbaru kita tadi yang berjudul basing," jelasnya. 

Ia menambahkan meski terlihat unik, semua lagu-lagu dari miliknya Semiotik Project tidak lepas dari bahasa keseharian masyarakat Lampung, sehingga salah satu lagu berjudul basing diangkat menjadi singel terbaru yang bisa dinikmati orang banyak. "Pecinta musik tanah air juga sudah bisa mendengarkan single terbaru kami yang telah di upload di Youtube dua minggu lalu berjudul perjalanan kita. Untuk lagu basing, kami masih menunggu approve dari Spotify dan Musicblast dalam memperomosikan lagu tersebut," imbuhnya. 

Selain kedua singel tersebut Semiotik Project telah merilis 7 dari 10 lagu karya mereka, diantaranya  Agar Kau Menegerti, Baper,.Kelindan Memori, Makan Sabun, Tak Pantas Untukmu, Tentang Rasa dan Yang Tersisa. Sedangkan ketiga lagu yang belum dirilis lagu berjudul Dalam Diam, Bilang Saja dan Basing.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar