#hepatitisakut#dinkes#hepatitis

Seluruh RS di Lampung Diminta Siaga Hepatitis Akut

( kata)
Seluruh RS di Lampung Diminta Siaga Hepatitis Akut
Kepala Dinkes Provinsi Lampung, Reihana. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung memastikan kesiapsiagaan seluruh rumah sakit (RS), baik milik pemerintah maupun swasta untuk menyediakan sarana dan prasarana dalam menghadapi tren penularan penyakit hepatitis akut

"Kami sudah mengoordinasikan dengan pemerintah daerah di kabupaten/ kota untuk memastikan RS siaga jika ada temuan kasus hepatitis akut," kata Kepala Dinkes Provinsi Lampung, Reihana, Kamis, 12 Mei 2022.

Baca: 10 Pasien Hepatitis Akut Masih Dirawat

 

Kesiapsiagaan yang perlu diperhatikan, kata Reihana, adalah keberadaan ruang isolasi dan ICU.

"RS juga harus menyiapkan laboratorium untuk melakukan pengecekan jika ada anak yang memiliki tanda-tanda terjangkit hepatitis akut," ujar dia. 

Selain itu, RS pun harus menyiapkan laporan terkait temuan kasus di daerah masing-masing.

"Langsung turunkan tindakan dan pastinya harus isolasi. Sehingga yang dibutuhkan saat ini tak hanya ruang isolasi covid-19, melainkan juga ruang isolasi hepatitis akut," papar dia. 

Berikutnya adalah keberadaan tim yang harus senantiasa siaga dan waspada. Mereka harus siap bergerak jika sewaktu-waktu dibutuhkan,

"Hanya untuk antisipasi. Tetapi harapan kita mudah-mudahan hepatitis akut ini tidak ditemukan di Lampung. Dan sampai sekarang, alhamdulillah Lampung masih bersih," kata Reihana. 

Ia juga mengimbau masyarakat agar dengan saksama dapat melihat dan memantau kesehatan anak-anaknya jika terdapat tanda-tanda hepatitis akut. Terutama pada anak usia satu bulan hingga 16 tahun. 

"Salah satu yang mendasar adalah kondisi kulit menguning dan perut yang sakit. Jika sudah seperti itu, segera bawa ke pusat kesehatan terdekat,"katanya. 

Sobih AW Adnan






Berita Terkait



Komentar