Koronacoronavirusbumn

Seluruh BUMN di Lampung Diminta Perketat Protokol Kesehatan

( kata)
Seluruh BUMN di Lampung Diminta Perketat Protokol Kesehatan
Petugas sedang melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan Thermo Gun sebelum masuk kedalam gedung. Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pandemi covid-19 sampai saat ini belum reda, bahkan sesui data update situasi di Provinsi Lampung periode 18 Maret-30 Maret 2020 yakni kasus konfirmasi dengan total 894 kasus, dengan rincian 875 kasus lama dan 19 kasus baru. Kasus suspek ada 67 kasus dengan rincian 60 kasus lama dan 7 kasus baru. Kemudian 648 orang selesai isolasi, dan 33 meninggal dunia.

Menyikapi hal tersebut Kordinator Wilayah Satgas Bencana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Provinsi Lampung, Julismi mengatakan bahwa seluruh perusahaan BUMN wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 yang ketat agar terhindar dari covid-19 di lingkungan kerjanya. 

"Kita meminta kepada seluruh BUMN yang ada di Lampung wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat, baik pada pekerja maupun tamu yang berkunjung. Ini semua untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di area kantor," katanya melalui siarannya, Rabu, 30 September 2020.

Kemudian ia mengatakan dengan menerapkan protokol covid-19 yang ketat dan disiplin dalam penerapan 3 M yaitu Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak dapat mencegah penyebaran virus corona, sehingga saat bekerja bisa merasa lebih aman dan nyaman tanpa takut terpapar virus corona. Semoga semua perusahaan sudah bisa menerapkan hal ini, demi kesehatan karyawan yang ada.

"Semua ada di kebijakan di pimpinan masing-masing perusahaan BUMN yang ada di Lampung untuk menerapkan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) bagi karyawannya, jangan sampai nanti perkantoran menjadi cluster baru COVID-19 di Provinsi Lampung," kata GM BACT PT. Bukit Asam ini.

Ia menegaskan khusus kepada BUMN yang karyawannya sering bertemu atau kontak langsung dengan masyarakat, harus bisa menjaga dan melindungi diri dengan menggunakan APD seperti masker, faceshield dan sarung tangan. Seperti ASDP, PT KAI, Hutama Karya, Perum Damri, Pegadaian, Bank BNI, BRI, Mandiri, dan PT Pelindo lainnya. Karena kesehatan merupakan hal utama yang harus di jaga di tengah pandemi COVID-19 seperti ini.

"Kita berharap semua karyawan BUMN yang ada di Provinsi Lampung selalu dalam kondisi baik dan sehat, serta bisa membagi waktu jam kerja antara satu pegawai dengan pegawai lainnya untuk bisa menerapkan WFH dan WFO agar tetap menerapkan pysical distancing," tutupnya.

Sementara itu Humas Satgas Bencana BUMN Lampung, Emir F. Saputra menambahkan bahwa himbauan yang diberikan kepada seluruh BUMN yanga ada di Provinsi Lampung dapat diterapkan di tempat bekerja agar lokasi kerja tetap dalam sehat dan bebas dari COVID-19.

"Sangat penting menjaga kesehatan dan kebersihan diri, apalagi ditengah pandemi COVID-19," katanya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar