#Nataru#Lampung

Seluruh Armada Bus Siap Digunakan saat Libur Nataru

( kata)
Seluruh Armada Bus Siap Digunakan saat Libur Nataru
Suasana Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung/Lampost.co/Sikisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung memastikan kendaraan bus di Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung layak digunakan dan beroperasi pada libur Natal 25 Desember 2020 dan tahun baru 1 Januari 2021 (Nataru).

Pemerintah sudah menetapkan 24-27 Desember 2020 adalah libur Natal. Kemudian untuk 28-30 Desember 2020 tidak libur dan kerja seperti biasa. Selanjutnya kembali libur pada 31 Desember 2020 dan 1-3 Januari 2021.

Kepala BPTD Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung Sigit Mintarso mengatakan, jajarannya siap tetap bertugas pada libur Nataru.

"Persiapan yang kami lakukan meliputi pembuatan posko, kesiapan terminal, kesiapan penyebrangan, dan antisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi. Sarana dan prasarana yang ada di Terminal Rajabasa terus dipersiapkan dan dilakukan pengecekan agar ketika dioperasionalkan bisa aman dan nyaman," kata Sigit kepada Lampung Post, Selasa, 15 Desember 2020.

"Terkait rampcheck (inspeksi keselamatan), kami sudah melakukannya secara rutin. Ada atau tidak ada event tertentu, rampcheck tetap dilakukan. Hanya intensitasnya saja yang berbeda," tambah dia.

Peta jalan di Provinsi Lampung terdiri dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 252 Km, Lintas Timur sepanjang 287,15 Km, Lintas Tengah sepanjang 321,52 Km, Lintas Barat sepanjang 305,46 Km dan Penghubung Lintas sepanjang 218,58 Km. Kemudian untuk daerah rawan kecelakaan di Lampung ada 36 titik. Selanjutnya untuk daerah rawan longsor ada 4 titik dan daerah rawan banjir 6 titik.

Kesiapan armada angkutan yang rencana pelaksanaan rampcheck untuk angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang singgah di Terminal Tipe A Rajabasa yakni Damri 78 armada, Puspa Jaya 52 armada, Gumarang 15 armada, Krui Putra 8 armada, Arimbi 4 armada dan RBU 6 armada. Kemudian untuk angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yakni Jalur Utara 72 armada, Jalur Selatan 53 armada, Jalur Barat 48 armada, Jalur Timur 37 armada dan Rajabasa-Bakauheni Eksekutif ada 12 armada. Sementara untuk bus cadangan pariwisata ada 30 armada dari Puspa Jaya, LJU, dan Damri.

Terminal Tipe A Rajabasa memiliki luas lahan 40.780 m2 dengan rincian luas bangunan 6.673 m2, luas bangunan kantor 140 m2, jalur kedatangan 4 lajur, jalur keberangkatan 7 lajur, ruang tunggu 400 m2, dan lahan parkir kendaraan 3.200 m2. Kemudian untuk jumlah pegawainya ada 55 orang dengan rincian PNS ada 26 orang (1 koordinator terminal, 2 penguji, 1 PPNS, dan 22 anggota) sementara Non PNS ada 29 orang. Setiap harinya ada 4 regu dan 2 shift dalam menjalankan tugas.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar