#selewengkandana#kadestamannegeri

Selewengkan Dana Desa, Kades Tamannegeri Ditahan

( kata)
Selewengkan Dana Desa, Kades Tamannegeri Ditahan
Tersangka pelaku penyimpangan DD Kades Tamannegeri, Kecamatan Way Bungur, saat akan dibawa Jaksa untuk di tahan di Rutan Sukadana, Selasa (15/10/2019). Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya

Sukadana (Lampost.co): Kejaksaan Negeri Lampung Timur menahan oknum Kepala Desa Tamannegeri, Kecamatan Waybungur nonaktif Sugeng Kuswanto, Selasa, 15 Oktober 2019.

Sugeng ditahan karena diduga melakukan penyimpangan dana desa (DD) tahun 2017 sejumlah Rp122,612 juta dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sukadana. 

Sugeng yang sebelumnya diamankan di Mapolres Lamtim kemudian setelah berkas penyidikannya lengkap dan dilimpahkan ke Kejari Lamtim itu, ditahan berdasarkan surat perintah penahanan Kajari Lamtim No.Print-1873/I.8.16/Ft.1/10/2019, 15 Oktober 2019.

Kajari Lampung Timur Rizal Syah Nyaman melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Akhmad Rafliansyah Pasra, Selasa 15 Oktober 2019 menjelaskan, dugaan penyimpangan yang dilakukan Sugeng dilakukan dengan memalsukan dokumen pembayaran bukti kas pengeluaran, kemudian menaikkan harga (mark up) material dan memasukkan pekerjaan fiktif.

Dijelaskan juga oleh Rafliansyah,  awalnya, Desa Tamannegeri mendapatkan dana desa dari APBN sebesar Rp801,890 juta pada 2017. Dana tersebut antara lain digunakan untuk pembangunan drainase, talud penahan tanah, gorong-gorong dan pemberdayaan masyarakat. 

Namun dalam realisasi penggunaan dan pengelolaan dana desa tersebut, Sugeng didiuga melakukan beberapa item penyimpangan.  Disamping itu, Sugeng juga diduga meminjam modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sejumlah Rp110 juta mengatasnamakan kepentingan desa. 

 “Jadi akibat perbuatan tersangka Sugeng  negara mengalami kerugian mencapai  Rp122,612 juta. Besarnya kerugian negara ini  berdasarkan  laporan hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung Nomor 2308/PW08/5/2018,” kata Rafliansyah.

Ditambahkan juga oleh Rafliansyah, tersangka Sugeng ditahan di Rutan Sukadana selama 20 hari ke depan. Kemudian dia akan dijerat pasal 2 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun  2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Djoni Hartawan Jaya

Berita Terkait

Komentar