SelamatPetok

Selamat Petok Membantah Dirinya Dipanggil KPK

( kata)
Selamat Petok Membantah Dirinya Dipanggil KPK
Selamat Riadi Tjan alias Selamat Petok saat mendatangi kantor sekretariat PWI Kota Metro yang hendak melakukan konferensi pers terkait namanya yang dicantumkan oleh beberapa media. (lampost.co/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- Selamat Riadi Tjan alias Selamat Petok mendatangi kantor sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro guna melakukan konferensi pers terkait namanya yang dicantumkan di beberapa media soal pemeriksaan saksi Korupsi Pemkab Lampung Selatan Jilid II. 

Di beberapa media Selamat Riadi Tjan alias Selamat Petok yang diduga telah mempengaruhi saksi lainnya agar memberikan keterangan yang ditengarai tidak valid.

"Saya Selamat Riyadi Tjan alias Selamat Petok, hari ini ke kantor PWI Metro untuk memberikan klarifikasi bahwa pemberitaan yang ada di media massa menyebutkan bahwa saya sedang diperiksa oleh KPK itu tidak benar," ujar Selamat Riyadi Tjan yang kerap dipanggil Selamat Petok, Jumat, 8 Januari 2021. 

Dia menambahkan, sejak 6 Januari 2021 dirinya merasa tidak pernah mendapat penggilan ataupun dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan oleh KPK. 

"Saya selama ini mulai dari tanggal 6 Januari hingga berita di koran terbit, dimana hari ini saya ada di rumah dan saya datang ke kantor juga, bahkan saya sekarang ada di PWI Kota Metro," tambah dia.

Dia menjelaskan, menurutnya dalam pemberitaan sebelumnya nama yang tertera itu bukan dirinya. Bahkan yang ada di berita media massa yang lain itu tidak benar bahwa dia sedang berurusan dengan KPK ataupun diperiksa.

"Terkait dengan nama saya yang ada di pemberitaan kemarin, saya mau klarifikasi bahwa itu bukan saya. Namun media itu menulis ada Slamet Petok yang menurut saya alias itu adalah bin atau nama bapak saya, sehingga saya memberikan klarifikasi ini bahwa itu bukan saya yang diperiksa oleh KPK," ujar dia.

Dia menambahkan, pihahnya belum pernah menerima undangan atupun surat pemeriksaan. Bahkan melalui email pun belum pernah menerima.

"Belum ada surat panggilan yang tanggal 6 Januari itu. Kemudian untuk diperiksa pada tanggal 6 karena saya bingung kok masih ada berita online yang menyebutkan saya diperiksa saya bingung. Setelah saya tanya istri saya apa ada undangan tidak untuk panggilan atau yang lain sebagainya, dan itu tidak ada," ungkapnya.

Dikutip dari berita sebelumnya, KPK telah memeriksa pihak swasta bernama Slamet Riadi alias Slamet Petok. Ia diduga telah mempengaruhi saksi lainnya agar memberikan keterangan yang ditengarai tidak valid.

KPK memeriksa Slamet terkait anggaran tahun 2018. Walaupun dua pejabat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dijerat kasus korupsi anggaran 2016-2017.

"Slamet Riadi alias Slamet Petok didalami keterangannya terkait adanya dugaan tindakan saksi yang mengatur dan mempengaruhi keterangan dari para saksi yang dipanggil Tim Penyidik KPK," ujar Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri, Kamis, 7 Januari 2021.

Meski begitu, KPK belum mau memaparkan secara rinci modus mengatur dan upaya mempengaruhi keterangan saksi lain oleh Slamet Riadi. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar