#danabos

Sekolah di Lampura Masih Tunggu Juknis Pengunaan Dana BOS 2020

( kata)
Sekolah di Lampura Masih Tunggu Juknis Pengunaan Dana BOS 2020
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Kotabumi (Lampost.co) -- Dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2020 belum diterima masuk rekening dan sekolah masih menunggu regulasi petunjuk teknis terkait penggunaannya. Termasuk, penggunaan dana untuk membayar insentif guru honor.

Kepala SMAN 2 Kotabumi, Heri Supriyanto, di ruang kerjanya mengatakan hingga kini belum ada pencairan dana BOS dan pihaknya masih menunggu sosialisasi petunjuk teknis terkait penggunaan dana BOS 2020 ini. "Kami belum terima juknis, jadi belum tahu mekanismenya seperti apa," ujarnya, Selasa, 11 Februari 2020.

Dia menyambut baik dengan kebijakan baru Pemerintah Pusat dengan mentransfer dana BOS 2020 langsung ke rekening sekolah. Penyaluran dana BOS tahun sebelumnya ditransfer melalui pemerintah daerah setempat.

Dia menyatakan dengan skema baru tersebut pencairannya dapat lebih cepat dan memperkecil dugan risiko kebocoran anggaran. "Kami menyambut baik skema baru itu karena dana langsung diterima sekolah. Dana BOS 2020 akan dicairkan dalam 3 tahap, yakni tahap I 30 persen, tahap II 40 persen, dan tahap III 30 persen. Sedangkan tahun sebelumnya pencairan dilakukan dalam 4 tahap dalam setahun," kata dia.

Selain juknis BOS 2020 dari pusat, sekolah juga menunggu regulasi penggunaan dana bantuan operasional sekolah daerah (BOSDa) dari Pemerintah Provinsi Lampung yang diperuntukkan membayar insentif guru honor. "Pascaperubahan alokasi penggunaan BOS dari pusat, kami masih menunggu regulasi penggunaan BOSDa untuk insentif guru honor apakah masih  15 persen atau akan dinaikkan juga alokasinya," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar