Asntubaba

Sekkab Tubaba Sidak Kinerja Pejabat

( kata)
Sekkab Tubaba Sidak Kinerja Pejabat
Sekretaris Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Novriwan Jaya, memantau disiplin dan kinerja semua pejabat administrasi dan fungsional dilingkup pemkab setempat. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Sekretaris Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Novriwan Jaya, memantau disiplin dan kinerja semua pejabat administrasi dan fungsional dilingkup pemkab setempat.

Dalam penilaian kinerja tersebut pejabat yang tidak mencapai target kinerja akan dikenakan sanksi administrasi hingga pemberhentian.

"Untuk menempatkan jabatan tidak lagi memakai istilah pejabat senior dan junior. Semuanya ditentukan dari hasil penilaian kinerja. Kalau pejabatnya tidak disiplin dan nilai kinerjanya buruk akan dicopot dan diganti. Ini sesuai arahan bupati," ungkapnya usai melakukan kunjungan di Dinas pertanian, Kamis 14 Januari 2021.

Novriwan menjelaskan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam PP ini diatur penilaian kinerja ASN yang didasarkan pada sistem prestasi dan karir.

Penilaian kinerja ASN terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pembinaan, dan penilaian kinerja, serta tindak lanjut dari sistem informasi kinerja ASN.

Dalam Pasal 56 PP 30 tahun 2019, kata dia, pejabat administrasi dan pejabat fungsional yang tidak mencapai target kinerja dapat dikenakan sanksi hingga pemberhentian.

"Pejabat pimpinan tinggi, pejabat administrasi, dan pejabat fungsional yang tidak memenuhi target kinerja dapat dikenakan sanksi administrasi sampai dengan pemberhentian,"ujarnya.

Untuk memastikan kedisiplinan ASN itu, dia pun terjun langsung ke semua perangkat daerah hingga ke kecamatan untuk melakukan penilaian langsung terhadap kedisiplinan dan kinerja ASN. 

"Saya harus memastikan langsung program pembangunan berjalan atau tidak. Makanya, saya terjun langsung. Artinya, jika ada program yang tidak berjalan akan ketahuan hambatan dan kendalanya termasuk ASN yang tidak disiplin," kata dia.

Meski demikian, kata dia, dia tetap memberikan kewenangan kepada kepala perangkat daerah untuk memberikan penilaian terhadap jajarannya untuk dilaporkan secara rutin kepada pimpinan melalui Inspektorat dan BKD. 

"Sekarang kami cari yang mau bekerja untuk kemajuan Tubaba. Semua program prioritas APBD 2021 harus segera berjalan dan hasil kerjanya ditunggu masyarakat," ungkapnya.

Terkait dengan kunjungan di Dinas Pertanian, dirinya mendapatkan terobosan dari Kadis pertanian, Samsul komar bersama jajarannya untuk memunculkan program tiyuh wisata pertanian. Program ini sejalan dengan program bupati untuk mempromosikan sektor wisata.

"Sekarang banyak masyarakat dari luar datang ke kabupaten ini untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Munculnya, tiyuh wisata pertanian ini menjadi terobosan yang baik," kata dia.

Dalam program tiyuh wisata pertanian tersebut, pemkab akan menjual wisata unggulan hasil pertanian di setiap tiyuh. Contohnya, di Dayamurni dan Tumijajar akan menjadi pusat wisata persawahan dengan memperkenalkan pola tanam hingga panen padi dengan sistem irigasi.

"Untuk tiyuh lainnya kami masih banyak seperti tanaman anggur di Penumangan dan Gunungkatun termasuk jambu mutiara di Waykenanga," ungkapnya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar