#beritalampung#beritabandarlampung#bbm

Sejumlah SPBU Tutup Sesaat Kenaikan Harga BBM Diumumkan

( kata)
Sejumlah SPBU Tutup Sesaat Kenaikan Harga BBM Diumumkan
SPBU di Jalan Zainal Abidin Pagaralam tutup sementara sesaat sebelum kenaikan harga BBM ditetapkan. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co):  Sesaat setelah diumumkannya kenaikan harga Baha Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu, 3 September 2022, pukul 14.30 WIB, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Bandar Lampung tutup. 

Hal tersebut terpantau disejumlah SPBU Jalan R.A Kartina dan SPBU Zainal Abidin, sejumlah masyarakat mengeluhkan ditutupnya SPBU tersebut. 

"Kami mau isi BBM malah tutup, ini tutupnya dari 14.30 WIB," kata salah seorang warga Kedaton, Amirul (50).

Baca juga: Bagi-bagi BLT BBM di Bandar Lampung, Jokowi Targetkan Penyaluran Selesai Minggu Depan

Salah dikonfirmasi salah satu petugas SPBU di Jalan Zainal Abidin Pagaralam mengatakan jika pihak SPBU harus melakukan restart (pengaturan ulang) dispenser. 

"Sebentar lagi akan dibuka," kata salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya. 

Sementara itu di SPBU lain, tepatnya di SPBU Jalan Sultan Agung mengalami kemacetan yang cukup panjang karena masyarakat banyak yang mengantre BBM bersubsidi. Sejumlah kendaraan roda empat maupun dua mulai mengular mengantre untuk mengisi BBM.

"Iya antre nih pas tahu kalau ada kenaikan, benar-benar dadakan, masyarakat dibuat bingung," kata seorang warga. 

Hal yang sama antrean juga terjadi di SPBU Jalan P Antasari, Tanjungbaru, Kedamaian, Bandar Lampung. Antrean kendaraan mobil pun diperkirakan sepanjang 1 km. Sedangkan untuk kendaraan bermotor antreannya diperkirakan mencapai 500 meter.

Akibat antrean sejumlah kendaraan tersebut, menyebabkan arus jalan dari arah Jalan P Antasari menuju Jalan Gajah Mada mengalami kemacetan. Petugas kepolisian maupun Dinas Perhubungan trurn untuk mengamankan arus lalu lintas.

Pengisian BBM subsidi juga sempat dihentikan sementara di SPBU 24.352-38 Pahoman, usai presiden Jokowi mengumumkan penyesuaian harga. 

Salah satu petugas berkeliling, memberikan informasi kepada pengendara bahwa pengisian ditunda sementara hingga ada kejelasan ihwal harga BBM. 

"Maaf pak, bu, kakak, harga BBM naik ya. Pertalite naik jadi Rp10 ribu," kata petugas SPBU berseragam hijau itu.

Setelah hampir 30 menit, pengisian kembali berjalan normal. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga ke Jalan Jenderal Sudirman. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan keputusan pemerintah menaikkan harga atau mengalihkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) merupakan pilihan terkahir yang diambil. Ia mengatakan keputusan itu dibuat pemerintah dalam situasi yang sulit akibat gejolak harga minyak dunia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar