#penggusuran#beritalampung#pkorwayhalim

Sejumlah Pedagang di PKOR Wayhalim Masih Bertahan

( kata)
Sejumlah Pedagang di PKOR Wayhalim Masih Bertahan
Sejumlah pedagang masih berjualan dilapak disekitar PKOR Wayhalim. Lampost.co/Andi Apriyadi

Bandar Lampung (Lampost.co): Puluhan pedagang sekitar PKOR Wayhalim, Bandar Lampung masih tetap mempertahankan lapaknya. Meski sudah diberikan jangka waktu lima hari oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung.

Edi, pedagang di PKOR Wayhalim mengatakan dirinya bersama pedagang lainnya sengaja belum membongkar lapaknya sendiri karena masih menunggu perintah ketua persatuan pedagang PKOR Wayhalim.

"Kami masih menunggu. Patokannya warung mie aceh dan soto lamongan. Kalau dua warung itu sudah dibongkar, maka semua lapak disini pasti dibongkar sendiri," ujarnya, saat ditemui dilapaknya, Selasa, 28 Januari 2020.

Edi juga mengakui bahwa para pedagang setempat diberi waktu oleh Satpol PP Lampung untuk membongkar lapaknya sendiri atau akan dibongkar secara paksa.

"Saya lihat kemarin Satpol PP sudah datang kesini, tapi menemui pedagang yang di dalam. Enggak lama mereka pergi lagi. Saya enggak tahu mereka kumpul mau apa," kata dia.

Ia bersama pedagang lainnya masih bingung. Lantaran tidak tahu harus membuka usaha apalagi jika lapaknya yang sudah dibuka selama beberapa tahun itu dibongkar.

"Saya 7 tahun berjualan disini. Jadi, kalau sampai digusur bingung mau pindah kemana. Karena selama ini saya cari nafkah disini," kata dia.

Dia berharap lapak pedagang tidak jadi digusur. Sebab, disitu tempat mata pencarian para pedagang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Hal senada diungkapkan oleh Fitri, pedagang lainnya yang mengaku bingung ingin berjualan dimana lagi jika lapaknya digusur. Ia berharap pemerintah dapat memberikan tempat untuk pedagang dapat lapak kembali.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar