#bandarlampung#lampung#pasar

Sejumlah Pedagang di Bawah Ramayana Mengaku Was-was

( kata)
Sejumlah Pedagang di Bawah Ramayana Mengaku Was-was
Foto. (Ahmad Amri)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sejumlah pedagang yang menggelar lapaknya di bawah bangunan Ramayana mengaku was-was, lantaran kondisi bangunan sudah lama dan kerap bergetar saat ada kendaraan melintas.

"Sebetulnya berdagang disini was-was karena kondisi bangunan bergetar kalau ada angkot atau kendaran besar lewat disini," kata Andi (39) pedagang tas dan sepatu kepada Lampost.co, Senin (14/1/2019).

Dia menjelaskan, pedagang disana merupakan pindahan dari pasar Tengah. "Dipindah kesini berdasarkan perintah Wali Kota Herman HN sejak 2010, jadi mau tidak mau harus berdagang disini," jelas nya. 

Dia menambahkan, jika ada lokasi yang disediakan oleh pemerintah yang lebih baik, dirinya akan pindah karena kondisi bangunan sudah lama dan dikhawatirkan tidak tahan.

Hal yang sama juga disampaikan Ali (30) penjual kacamata, menurutnya sebelum ditempati pedagang pindahan dari pasar Tengah, kondisi di bawah Ramayana sepi dan tidak ada yang berani berdagang.
 

 

Ahmad Amri

Berita Terkait

Komentar