wisatalampungviruskorona

Objek Wisata di Lampung Kembali Bergeliat

( kata)
Objek Wisata di Lampung Kembali Bergeliat
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Sejak arahan dari pemerintah menerapkan new normal atau kenormalan baru, salah satu tempat wisata seperti Tabek Indah Resort akan kembali membuka wahana permainannya mulai 12 Juni mendatang. 

Setelah sempat memutuskan untuk menutup tempat wisatanya selama hampir dari tiga bulan serta merumahkan karyawan, sejak arahan new normal yang diperintahkan pemerintah pusat, Tabek Indah memilih untuk kembali beroperasi.

Memulai kembali buka (re-opening) tempat wisata yang ada di Natar ini akan memperketat sistem keamanan serta kesehatan yang ada dalam wisata tersebut. Segala aturan pemerintah mengenai protokol kesehatan akan dijalankan oleh Tabek Indah sesuai dengan prosedur pemerintah.

"Dengan membuka wisata ini, kita akan terapkan segala aturan protokol kesehatan. Mulai dari kebersihan seluruh area, penyemprotan disinfektan ke seluruh tempat wisata yang luasnya lebih dari 14 hektar ini hingga penyediaan wastafel cuci tangan yang ada di pintu masuk yang tersedia lebih dari 100 titik," kata Senior Sales and Marketing Manager, Herlina Rosida Chaniago kepada Lampung Post, Senin, 8 Juni 2020.

Dia mengatakan selain pengunjung wajib cuci tangan saat memasuki wilayah wisata, pengunjung juga akan dilakukan pengecekan suhu tubuh, serta wajib menggunakan masker. 

"Kita juga siapkan masker yang dijual hanya Rp5 ribu dan siap pakai. Selain itu juga, disetiap outlet tiket, karyawan wajib gunakan face shield dan tak ketinggalan kami selalu terapkan penanda X untuk jaga jarak. Di resepsionis juga karyawan wajib sampaikan protokoler kesehatan di tabek seperti apa selama 2 menit," ujar dia.

Tak ketinggalan, tambah dia, imbauan berupa tulisan seperti area wajib masker, tata cara protokoler cuci tangan, akan disediakan dengan banyak karena imbauan menjadi arahan bagi pengunjung. 

"Kolam renang pun akan diberikan waktu shift, waktu yang fleksibel dan tergantung kondisional. Tergantung dari banyaknya pengunjung. Hal itu agar tidak menjadikan pembludakan pengunjung di kolam," ujar dia.

Untuk karyawan, pihaknya menjelaskan bahwa saat ininhanya memperkerjakan 50 persen dari total keseluruhan karyawan, hal itu dikarenakan masih harus melihat pasar apakah ada peningkatan pengunjung.

"Nanti kita hanya pekerjakan 50% dari total karyawan, karena kita amsih harus kembali dari awal dan menghemat pengeluaran, jika ternyata pengunjung sesuai dengan harapan pasti seluruh karyawan akan kita kembali pekerjakan," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar