#vaksin#covid-19

Sejumlah Negara Setop Gunakan Vaksin Moderna, Indonesia Tetap Lanjut

( kata)
Sejumlah Negara Setop Gunakan Vaksin Moderna, Indonesia Tetap Lanjut
Vaksin Moderna tetap digunakan di indonesia. Foto: MetroTV


Jakarta (Lampost.co) -- Sejumlah negara memutuskan untuk menghentikan penggunaan vaksin Moderna menyusul temuan efek samping miokarditis atau peradangan otot/selaput jantung.

Akibat gejala Miokarditis tersebut, penerima vaksin Moderna akan merasakan jantung seperti berdebar-debar, kemudian jantung lebih cepat memompa darah. 

Beberapa negara yang menghentikan penggunaan Moderna antara lain Denmark, Swedia dan Finlandia. Sementara Indonesia dipastikan masih tetap menyalurkannya kepada masyarakat.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengatakan vaksin Moderna akan tetap disalurkan kepada masyarakat di atas 18 tahun. 

"Masyarakat tidak perlu khawatir, karena kejadiannya sangat kecil dan gejalanya akan hilang seiring waktu," ujar Nadia, dalam Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 12 Oktober 2021.

Hingga saat ini, belum ada masyarakat Indonesia yang dilaporkan mengalami gejala lanjutan Miokarditis setelah disuntik Moderna.

Untuk itu, Kemenkes tetap merujuk rekomendasi awal dari Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan izin penggunaan darurat dari BPOM. 

Vaksin Moderna sendiri diprioritaskan untuk vaksin dosis ketiga bagi tenaga kesehatan. Sisanya, vaksin ini ditujukan untuk ibu hamil dan masyarakat umum di atas 18 tahun. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar