#KADES#LAMSEL

Sejumlah Kades di Natar dan Jatiagung Mengaku Tunjangan Mereka Dipotong

( kata)
Sejumlah Kades di Natar dan Jatiagung Mengaku Tunjangan Mereka Dipotong
Ilustrasi


Kalianda (Lampost.co) -- Sejumlah Kades di Kecamatan Natar dan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengakui tunjangan yang mereka terima setiap bulan dipotong oleh Pemerintah kabupaten.

"Coba bayangkan total ada sekitar 256 desa, satu kepala desa dipotong kisaran Rp750 ribu. jumlah itu dikalikan perbulan kemudian  dikalikan satu tahun totalnya lebih Rp5 miliar, uang itu dikemanakan oleh Dinas," kata salah satu kades di natar yang meminta identitasnya tidak diungkapkan, Senin, 26 September 2022.

Sebetulnya, kata dia, para kades mengeluh soal potongan itu. Namun tidak ada yang berani mengungkapkannya. "Banyak yang munafik enggak acuh dengan potongan padahal berharap jangan ada potongan, sudah-sudah lah," kata kades.

Selain di Natar, salah satu kades di Kecamatan Jatiagung pun mengakui hal yang sama. Alasan pemotongan tunjangan berkaitan dengan covid-19. Tetapi, menurutnya persoalan covid-19 sudah ada bagian masing-masing bukan melakukan pemotongan tunjangan kepala desa. "Iya semua termasuk perangkat desa, karena covid-19 alasannya," kata dia.

Sementara itu Kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lamsel, Erdiyansyah membantah hal tersebut. Dia mempertanyakan informasi tersebut. "Dipotong nggak ada. Info dari siapa?. Nggak ada yang dipotong-potong sudah dari tahun 2021," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar