#GenerasiEmas#sekolah#TKITSetiaKemilng#BandarLampung#pendidikan

Seimbangkan Pengetahuan Anak dengan Pendidikan Agama

( kata)
Seimbangkan Pengetahuan Anak dengan Pendidikan Agama
Para siswa TK IT Setia Kemiling Bandar Lampung memetik sayuran saat kunjungan sekolah di salah satu petani sayur di Kemiling, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Dok. LAMPUNG POST


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (IT) Setia Kemiling Bandar Lampung memberikan pendidikan dini yang seimbang antara pengetahuan umum dan pendidikan keagamaan kepada para siswanya. Siswa dibimbing untuk mengenal alam semesta dan cinta kepada Sang Pencipta melalui berbagai kegiatan.
Kepala TK IT Setia Kemiling Suferidiani mengatakan para siswa di sekolahnya diajarkan mengenal hal-hal positif dan menjadi sosok anak yang berakhlak islami melalui kegiatan menghafal surah pendek Alquran, hadis, dan doa sehari-hari.
Di sekolah yang memiliki 70 siswa dan 9 guru pembimbing ini, siswa juga dibimbing memiliki pengetahuan umum seperti mengenal konsep angka, bermain kata, melaksanakan perintah guru dengan baik, dan berani bercerita di depan umum dengan bahasanya sendiri untuk melatih komunikasi dan keberanian siswa.
Suferidiani menambahkan dengan mengedepankan pendidikan karakter, di sekolahnya itu setiap pendidikan dan pembelajaran yang dilakukan melalui kegiatan bermain selalu mengacu pada aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan, yang bertujuan merangsang emosi sebagai bekal masa depan anak.
"Kami mengajarkan siswa mengenal alam semesta dan cinta Tuhannya karena penting untuk membangun mental spiritual anak," kata dia, baru-baru ini.
Selain proses belajar di sekolah, siswa juga diikutsertakan dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mengetahui kemampuan dan bakat siswa. "Alhamdulillah, dari berbagai kegiatan tersebut banyak siswa dan guru kami menjadi juara," kata dia.
Beberapa prestasi yang diraih para siswa TK IT Setia Kemiling Bandar Lampung, di antaranya juara I azan tingkat Provinsi Lampung di SD Al-Kautsar 2017 dan juara II lomba tari kreasi Himpaudi Lampung. Prestasi guru juga diperoleh, seperti juara I lomba finger painting tingkat kecamatan, juara I dan III lomba mewarnai antarguru, dan juara II lomba bercerita tingkat kecamatan, beberapa bulan lalu.
Suferidiani berharap melalui konsep pendidikan yang lengkap tersebut menjadikan setiap siswa didik tumbuh menjadi generasi berkarakter, berakhlak mulia, dan 

*2








Berita Terkait



Komentar