#gantungdiri#bunuhdiri#beritalamsel

Sebelum Tewas Tergantung, Warga Transtanjungan Kerap Ancam Bunuh Diri

( kata)
Sebelum Tewas Tergantung, Warga Transtanjungan Kerap Ancam Bunuh Diri
Korban gantung diri. Foto: Dok

Kalianda (Lampost.co): Sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Parmono (32) warga Dusun I Kumpulrejo, Desa Transtanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, sering melakukan ancaman gantung diri kepada istrinya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, ancaman gantung diri yang dilakukan itu di rekam video menggunakan ponsel. Selanjutnya rekaman video tersebut dikirim ke istrinya yang sedang bekerja di negara Taiwan.

Hal itu dilakukannya karena istri korban tidak pernah mau dihubungi atau tidak pernah mengangkat telepon, sehingga Parmono kerap mengancam akan bunuh diri. Namun, ancaman itu tidak di gubris oleh istrinya yang sudah sekitar dua tahun bekerja menjadi TKW di Taiwan.

Berita terkait:

Diduga Depresi, Warga Transtanjungan Tewas Gantung Diri

"Istrinya tidak mau dihubungi lagi karena korban selalu minta duit. Selama ini sering dikirim, tapi selalu habis," kata Sukrisno (36) warga sekitar, Rabu, 10 Juni 2020

Selanjutnya korban melakukan aksi yang lebih sadis dengan memukul putri semata wayang yang baru berusia 6 tahun dengan cara direkam lalu dikirim ke istrinya.

"Anaknya dipukuli sambil direkam dan mengancam, agar ponsel diangkat jika ditelepon," ujarnya.

Seluruh rekaman tersebut oleh istrinya dikirim kembali ke orang tuanya yang berada di Desa Rawaselapan, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. "Parmono orang sini, kalau istrinya orang Candipuro," kata dia.

Tidak terima cucunya, dipukuli hingga babak belur di dalam video tersebut, orang tua dari istri korban melaporkan ke Mapolsek Katibung. "Datang kesini hari Senin (8 Juni 2020) kemarin, lakukan pemeriksaan luar terhadap anak tersebut, terdapat luka lebam di pipi dan badan," kata Kepala Puskesmas Candipuro, Sunardi.

Sementara itu, Kapolsek Katibung Iptu Wido Arifiya Zaen membenarkan jika pihak keluarga istrinya melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan Parmono.
"Laporan atas dugaan penganiayaan yang di lakukan Parmono," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar