#pencabulan#asusila#beritalampung

Guru Ngaji Cabul Sembunyi di Natar sebelum Diringkus

( kata)
Guru Ngaji Cabul Sembunyi di Natar sebelum Diringkus
Seorang guru mengaji inisial AF (40) yang diduga mencabuli delapan anak di bawah umur menjalani pemeriksaan di Polresta Bandar Lampung, Minggu, 24 Oktober 2021. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) – AF, guru mengaji yang diduga mencabuli delapan anak di bawah umur, sudah ditahan dan mulai menjalani pemeriksaan di Polresta Bandar Lampung, Minggu, 24 Oktober 2021. Pemeriksaan untuk menguatkan bukti-bukti.

"Kami tahan sejak Selasa dan sampai saat ini masih dalam pemeriksaan dan didampingi kuasa hukumnya," kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Ino Harianto.

AF membuka kelas ilmu agama di rumahnya. Kelas banyak diikuti anak-anak di sekitar rumahnya. 

Namun, guru ngaji itu justru melakukan tindak asusila. Hal itu dengan berpura-pura memandikan santri dan melakukan pelecehan seksual. Hal ini terungkap setelah salah satu murid menceritakan kepada orang tuanya.

"Kemudian para orang tua melaporkan ke Polsek Kemiling dan langsung berkoordinasi dengan Polresta guna penyelidikan," katanya.

Dalam penyelidikan, pelaku sempat tidak ada di kediamannya dan bersembunyi di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, guna menghindari polisi.

“Pelaku AF terancam Pasal 82 Ayat 1 Tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman minimal lima tahun penjara atau maksimal 15 tahun penjara, dan denda maksimal Rp5 miliar,” ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar