#ptm#vaksinasi

SD di Bandar Lampung Siap PTM 100% 

( kata)
SD di Bandar Lampung Siap PTM 100% 
Siswa Kelas 6 di SDN 2 Wayhalim saat mengikuti kegiatan PTM terbatas. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekolah Dasar (SD) negeri maupun swasta di Kota Bandar Lampung menyatakan siap untuk menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Februari mendatang. 

Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri mengatakan, kesiapan itu ditimbang dari pelaksanaan vaksinasi anak umur 6 - 11 tahun yang sudah mencapai lebih dari 70% untuk dosis pertama dan kedua.

"Yang dimaksud PTM 100 persen adalah anak mulai kelas 1 sampai 6 SD belajar langsung dengan kapasitas ruangan tetap 50 persen. Tinggal mengatur jamnya saja, karena kami tidak mau ada penumpukan apalagi anak-anak masih kecil," ujarnya, Minggu, 23 Januari 2022. 

Baca: Orang Tua Wali SD di Bandar Lampung Desak PTM

 

Menurut dia, Disdikbud sudah memberitahukan pihak sekolah agar melakukan pembagian siswa diatur per jam setiap kelas agar tidak terjadi penumpukan dan jadwal belajar yang bertabrakan.

"Berselang maksimal satu jam dengan shift kedua, misal kelas 1 siswa nomor urut 1 sampai 14 di jam 7.30 sampai 09.00, yang nomor absen 15 sampai 28 satu jam atau setengah setelah itu baru masuk lagi. Itu berlaku sampai kelas 6," jelasnya.  

Sementara itu, Kepala SDN 2 Way Halim, Sri Mulyani mengatakan, pihaknya telah lama ingin melakukan kegiatan belajar di sekolah. Para siswa pun mengaku sudah jenuh dengan belajar via daring. 

"Sangat setuju dengan kebijakan PTM 100%, karena banyak juga orang tua yang menyambut baik rencana itu. Untuk saat ini di sekolah kamu yang PTM hanya kelas 6 saja, itupun hanya 50 persen sisanya melalui daring," ujar Sri. 

Pihaknya siap menerapkan protokolkesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 secara ketat, mulai dari penggunaan masker, cek suhu, pemberian jarak dengan sekat, sebelum dan setelah kegiatan pun seluruh ruangan disemprot cairan disinfektan. 

"Tidak ada kontak langsung. Jadi anak-anak pulang langsung tidak boleh main. Siswa yang tidak pakai masker ke sekolah kami siapkan masker, bahkan untuk alat tulis tidak boleh pinjam, harus bawa masing-masing," ungkapnya. 

Senada juga dikatakan Kepala SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung, Ahmad Zailani menyatakan siap menyambut baik dengan adanya rencana PTM 100% dengan tetap menerapkan prokes ketat terhadap siswa maupun guru. 

"Secara garis besar kami pihak sekolah berharap pelaksanaan PTM 100% di Februari bisa diwujudkan. Karena itu sangat dinanti guru, siswa, dan orang tua," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar