#demokrat#KLBDemokrat

SBY Merasa Sedih Dibegal Moeldoko

( kata)
SBY Merasa Sedih Dibegal Moeldoko
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: MI/Bary Fatahilah


Jakarta (Lampost.co) -- Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kecewa dengan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat. Bahkan, ikon partai lambang bintang mercy itu sedih melihat situasi Demokrat saat ini.

"Ya sedih juga. Bahwa kemudian ada orang-orang yang dengan nafsu kekuasaan politik yang besar melakukan begal partai, begal politik," kata Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Andi Mallarangeng dalam diskusi di Polemik Trijaya, Sabtu, 6 Maret 2021.

Baca juga: AHY Dinilai Kalah Kelas Dibanding Pendiri Partai

Apalagi, begal politik tersebut dilakukan oleh orang yang dekat dengan SBY waktu memimpin negara selama 10 tahun. Yakni, Moeldoko.

 "Hingga dijadikan Panglima TNI," ungkap dia.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu pun menilai Moeldoko melupakan jasa SBY. Misalnya, jabatan yang diterima Moeldoko saat SBY menjabat sebagai Presiden ke-6 Indonesia. 

"Kata orang Jawa kacang lupa lanjaran (kulitnya)," ukar dia.

SBY sempat mengutarakan penyesalan telah memberikan jabatan kepada Moeldoko. Penyesalan ini tak lepas dari upaya Moeldoko merebut kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Demokrat.

"Rasa malu dan bersalah saya yang dulu beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepadanya (Moeldoko)," kata SBY dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual, Jumat, 5 Maret 2021.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar