#Sawah#Mesuji#Kemarau

Sawah Mesuji Masih Rasakan Dampak Kemarau

( kata)
Sawah Mesuji Masih Rasakan Dampak Kemarau
Dok Lampost.co

Mesuji (Lampost.co)-- Meskipun di berbagai daerah di Lampung sudah diguyur hujan, lain halnya di Mesuji yang curah hujannya masih sangat sedikit.

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap kurangnya suplai air di Kecamatan Mesuji, Mesuji Timur, dan Rawajitu Utara. Daerah tersbeut masih mengandalkan aliran sungai Mesuji yang payau.

Kepala Dinas Pertanian Mesuji, Rosidin menjelaskan air payau belum bisa dimanfaatkan oleh sebagian besar petani di tiga kecamatan tersebut.

"Sekarang baru memulai menajuk karena kondisi air masih belum normal. Air masih banyak yang payau," jelas Rosidin, Rabu, 15 Januari 2020.

Meski begitu, pihaknya mengaku sudah memetakan wilayah mana saja yang sawahnya rawan terendam banjir.

"Mesuji Timur, Mesuji dan Rawajitu Utara itu rawan banjir jika musim hujan datang. Namun langkah antisipasi sudah kami lakukan mulai dari koordinasi dengan Gapoktan, juga upaya turun langsung ke lokasi-lokasi yang dinilai rawan," lanjut dia.

Rosidin berharap, petani bisa lebih waspada terhadap musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung panjang tahun ini.

"Ya, tahun ini BMKG memprediksi musim kemarau di  Mesuji tahun ini akan berlangsung panjang. Untuk petani, segera antisipasi itu, kami siap mendampingi," lanjut dia.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar