#Banjir#bencana

Satu Wilayah Terendam Banjir di Awal 2020

( kata)
Satu Wilayah Terendam Banjir di Awal 2020
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hujan yang mengguyur kota Bandar Lampung dengan intensitas tinggi menjadi penyebab musibah banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung mencatat sejak Desember 2019 lalu, sebanyak 12 kecamatan mengalami banjir.

Kepala BPBD Bandar Lampung Syamsul Rahman melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Sutarno menerangkan pada awal Desember 2019, hujan turun dengan intensitas rendah sehingga tidak berdampak banjir. Namun pada 28 Desember hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kota tapis berseri.

 “Desember lalu banjir terjadi di 24 titik, yang tersebar di 19 Kelurahan dan 12 Kecamatan. Banjir terparah di Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang dan Kelurahan Rajabasa aya, Kecamatan Rajabasa, dengan ketinggian air 1,3 sampaI 1,5 meter,” kata Sutarno, Selasa, 14 Januari 2020.

Dirinya menjelaskan, 12 kecamatan yang terdampak banjir tersebut diantaranya yaitu Kecamatan Telukbetung Utara, Labuhan Ratu, Tanjung Senang, Sukabumi, Tanjungkarang Pusat, Kedamaian, Bumi Waras, Rajabasa, Tanjungkarang Timur, Telukbetung Timur, Panjang, dan Sukarame.

“Kemudian untuk kelurahannya yaitu Kupang Teba, Labuhan Dalam, Pematang Wangi, Way Kandis Permai, Campang Raya, Kurnia Indah, Palapa, Kedamaian, Bumi Kedamaian, Garuntang, Kerawang, Rajabas Raya, Rajabasa Nunyai, Tanjung Gading, Sukamaju, Pidada, Srengsem, Way Lunik dan Way Dadi Baru,” jelasnya.

Di awal 2020, tercatat satu wilayah yang terendam banjir.  “Ini sama seperti akhir tahun lalu di Kelurahana Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, karena memang daerah dataran rendah ditambah dengan curah hujan yang tinggi,” kata dia.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar