Koronacoronavirus

Satu Warga Way Kanan Positif Covid-19, Berikut Riwayat Perjalanannya

( kata)
Satu Warga Way Kanan Positif Covid-19, Berikut Riwayat Perjalanannya
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Way Kanan, Anang Risgiyanto

WAY KANAN (Lampost.co) -- Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Way Kanan, Anang Risgiyanto membenarkan seorang warga positif terpapar Covid-19, Sabtu, 17 Oktober 2020. Pasien berinisial TR, Perempuan, 47 tahun, beralamat di Kasui, Kabupaten Way Kanan.

Pasien ke-21 itu tidak ada riwayat perjalanan keluar daerah Way Kanan. Namun, sempat mendapat kunjungan dari kerabatnya dari Jatimulyo, Lampung Selatan, pada 3 Oktober 2020.

Pada Senin, 05 Oktober 2020, pasien merasakan badan panas, mual, disertai batuk kering. Selanjutnya dirawat di rumah dan diberi obat oleh dokter. Pada 07 Oktober Ny TR datang ke RS Haji Kamino (RSHK) untuk pemeriksaan laboratorium dan rapid test covid-19 secara mandiri. Hasilnya, nonreaktif dan diagnosa medis Thyphoid Fever.

Kemudian pasien kembali dilakukan perawatan di rumah. Pada 09 Oktober, kondisi belum kunjung membaik, Ny. TR dilakukan tindakan diinfus dan diberikan obat. Lantaran belum juga membaik, pasien dibawa ke Rumah Sakit Haji Kamino, Baradatu Way Kanan, untuk mendapatkan perawatan.

Pada 13 Oktober, keluarga pasien meminta dirujuk ke Rumah Sakit Bandar Lampung (Rumah Sakit Bumi Waras), dan sempat menginap di rumah kediamannya di daerah Kemiling, Bandar Lampung.

Selanjutnya pada 14 Oktober, Ny. TR (P21) sampai di Rumah Sakit Bumi Waras, dilakukan pemeriksaan di UGD dan diduga mengarah ke gejala covid-19, lalu diarahkan untuk dirawat di RS Rujukan Covid-19 di Rumah Sakit Abdul Moeloek.

Kemudian Ny. TR dirawat di ruang isolasi Covid-19, dan dilakukan PCR Swab pertama. Kemudian dilanjutkan Swab test kedua pada 15 Oktober-10-2020. Lalu, pada 16 Oktober, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengumumkan pemeriksaan PCR Swab Ny. TR dengan hasil konfirmasi positif covid-19.

"Selanjutnya akan terus dilakukan pemantauan kesehatannya sehingga yang bersangkutan benar-benar bisa terkontrol kondisi kesehatannya. Perketat protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak/physical distancing dan PHBS dengan CTPS serta jaga stamina tubuh masing-masing dengan menerapkan GERMAS. Kita semua berdoa semoga semuanya akan sehat-sehat saja," ungkap Anang.

Winarko



Berita Terkait



Komentar