#lakalantas#kecelakaanlalulintas

Bus Terjun ke Jurang di Jalinbar Pesibar, Satu Tewas

( kata)
Bus Terjun ke Jurang di Jalinbar Pesibar, Satu Tewas
Bus PO Penantian utama dengan nomor polisi  BE 7030 FU mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalinbar TNBBS Pekon Pemerihan, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa 17 Mei 2022 sekitar pukul 13.00 WIB. (Lampost.co/Yon Fisoma)


Krui (Lampost.co) -- Bus PO Penantian utama dengan nomor polisi  BE 7030 FU, mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Pekon Pemerihan, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa 17 Mei 2022 sekitar pukul 13.00 WIB. Kecelakaan itu menyebabkan satu penumpang bus meninggal dunia dan beberapa orang lainnya yaitu sopir dan penumpang mengalami luka luka. 


Kapolsek Bengkunat Polres Lampung Barat, AKP Suhairi mengatakan peristiwa itu bermula saat Bus Penantian Utama dengan nomor polisi (nopol) BE 7030 FU yang berpenumpang 32 orang, melintas dari arah Bandar Lampung menuju arah Krui. Setibanya di TKP yaitu di Jalinbar tanjakan mayit posisi jalan menikung ke arah kiri dan menurun di saat pengemudi mencoba mengurangi kecepatan dengan mengurangi gigi persneling (gigi dua ke satu) serta menginjak pedal rem. Namun, rem dinyatakan tidak berfungsi atau blong. Pengemudi hilang kendali dan terperosok ke dalam jurang sebelah kanan kedalaman kira-kira 50 meter.

"Yang mengakibatkan pengemudi beserta penumpangnya mengalami luka-luka. Bahkan, satu penumpang dinyatakan meninggal saat perjalanan ke Puskesmas Bangkunat, Pesisir Barat," kata Kapolsek.

Baca juga: Bus Rombongan Pelajar SMAN 1 Metro Terjun ke Jurang

Akibat peristiwa itu, satu orang meninggal atas nama Nariati Zen (57 tahun) warga Kedamaian, Bandar lampung. Empat orang luka berat dan 27 orang luka ringan. 

Pengemudi bus, Firdaus (49) Warga Bumiagung, Tegineneng, Pesawaran mengalami luka sedang yakni jahitan pada kepala bagian belakang dan pipi bengkak akibat benturan. Sementara penumpang yang mengalami luka berat dirujuk ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung yaitu Mike Tati (61), Ramli ( 65), dan Haryanti.

Adapun para penumpang yang mengalami luka ringan yaitu:
1. Uminah, 60 thn
2. Yanto, 49 thn
3. Nuraini, 65 thn,
4. Yanti, 53 thn,
5. Anzurya Beti, 58 thn,
6. Emalia, 46 thn,
7. Yaya Hidayati, 53 thn,
8. Ema Elfiana, 26 thn, 
9. Rusli Anjar, 72 thn, 
10. Ami Maryati, 59 thn
11. Ami Maryami, 62 thn
12. Atmala Ahyar, 
13. Mastika, 59 thn
14. Dinda Zen, 26 thn,
15. Nur bin Yahya, 59 thn,
16. Tumaidah, 55 thn,
17. Herawati, 66 thn,
18. Roi H. 63 thn
19. Maimunah, 58 thn,
20. Ani Nurdiani, 
21. Gustam, 64 thn
23. Zaitunani, 62 thn
24. Rafika Wahyuni
25. Nurlela

"Kesimpulan sementara karena lalai dan kurang hati-hatinya pengemudi Bus PO Penantian utama tersebut yang tidak memperhatikan sisi aman kondisi jalan yang menikung dan menurun sehingga terjadi lakalantas," ujar Suhairi. 

Menurutnya, upaya yang dilakukan polisi yaitu menerima laporan, mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, sket TKP, catat identitas saksi dan korban, dan membuat laporan polisi.

Camat Bangkunat, Darmadi membenarkan peristiwa lakalantas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia tersebut.
"Iya benar tetapi ini saya baru kembali dari Pesisirtengah Krui, untuk jelasnya dapat menghubungi pihak kepolisian," kata Darmadi melalui telepon, Selasa, 17 Mei 2022.  

Dari informasi yang dihimpun, bus tersebut dari Kemiling dan Kedamaian, Bandar Lampung dengan tujuan Pesisir Barat, Krui. 

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar