#lampung#porwil#tinju

Satu Petinju Lampung Kembali ke Final Porwil dan Lolos PON

( kata)
Satu Petinju Lampung Kembali ke Final Porwil dan Lolos PON
Petinju Lampung Ananda Febry Aryani yang turun di kelas 53 kg putra Porwil X Sumatera melepaskan pukulan ke wajah Rizki Kartika dari Sumatera Utara pada semifinal di Gedung Balai Buntar Bengkulu, Rabu, 6 November 2019. Dok. Humas KONI Lampung

Bengkulu (Lampost.co) -- Lampung kembali meloloskan satu wakilnya ke final cabang tinju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera sekaligus lolos ke PON 2020 Papua. Keberhasilan diraih petinju Ananda Febry Aryani di kelas 53 kg putra.

Ananda mengikuti rekan sedaerahnya, Nabila Maharani di kelas 48 kg putri dan Rusdianto Suku di kelas 75 kg putra, yang lebih dulu lolos ke final dan berlaga di PON 2020 Papua.

Pada semifinal di Gedung Balai Buntar Bengkulu, Rabu, 6 November 2019, Lampung menampilkan empat wakilnya. Mereka adalah Oyang Ratni Wati Neonane (51 kg), Ananda Febry Aryani (53 kg), Clivert Alvaro Radja (46 kg), dan Aser Nimrod Nenobota (48 Kg).

Namun, hanya Ananda yang mampu melangkah ke partai puncak. Tiket diraih Ananda usai menang angka dari wakil Sumatera Utara Rizki Kartika.

Sayang keberhasilan tersebut tidak diikuti tiga rekan lainnya. Oyang Ratni Wati Neonane (51 kg) kalah angka dari Ema Nurpadiah Bangun dari Sumatera Utara. Kemudian Clivert Alvaro Radja (46 kg) juga menyerah dari Pran Rosepel Hutajulu dari Sumut dengan angka. Begitu juga Aser Nimrod Nenobota (48 kg) dihentikan Roby Rianto Pasaribu.

Menurut manajer tinju Lampung Piter Harry, lolosnya tiga petinju sudah cukup baik bagi prestasi Pertina Lampung. Sebab, tinju Lampung sempat tidak ikut pada PON XIX di Jawa Barat dan kini kembali ke arena pesta olahraga terbesar di Tanah Air tersebut.

“Kami bersyukur bisa meloloskan tiga petinju ke final sekaligus merebut tiket PON. Petinju lain yang belum memberikan prestasi bukan tidak bagus karena mereka sudah melakukan hal yang terbaik namun belum beruntung saja. Ke depan kami harus banyak membenahi khususnya dari sisi stamina agar bisa lebih banyak meloloskan petinju ke PON,” katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar