#pppk#lampungtimur

Satu Peserta Tes PPPK Lamtim Positif Covid-19

( kata)
Satu Peserta Tes PPPK Lamtim Positif Covid-19
Pelaksanaan tes kompetensi calon PPPK Kabupaten Lamtim di SMKN 1 Sukadana, Senin, 13 September 2021. Dok Disdikbud Lamtim


Sukadana (Lampost.co) -- Pelaksanaan tes seleksi calon Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tenaga guru di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) dimulai. Tes dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 17 September 2021. 

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamtim, Gunadi menjelaskan, pelaksanaan tes kompetenasi calon PPPK ini diikuti sebanyak 1.835 peserta. Satu peserta batal mengikuti ujian setelah dinyatakan terpapar covid-19.   

"Ada satu peserta tes di  SMAN 1 Bandar Sribhawono yang tidak dapat mengikuti karena berdasarkan hasil swab antigen sehari sebelumnya yang bersangkutan dinyatakan positif terpapar covid-19," ungkap dia, Senin, 13 September 2021. 

Baca: Calon Peserta Tes SKD CPNS Lampung Timur Diminta Karantina 14 Hari

 

Menurut dia, peserta yang positif covid-19 tersebut sudah melapor melalui WhatsApp ke Tim Lapangan. Selanjutnya laporan tersebut disampaikan ke Panitia Seleksi Calon PPPK Provinsi Lampung untuk diteruskan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Peserta yang terpapar covid-19 diwajibkan melapor. Karena mereka nantinya dijadwalkan untuk mengikuti tes seleksi susulan setelah dinyatakan sembuh dan bebas covid-19," ujar Gunadi. 

Pelaksanaan tes terbagi dalam dua sesi per hari dengan jumlah total peserta sebanyak 520 orang. 

"Lokasi tes dilakanakan di empat lokasi, yaitu, SMKN 1 Pekalongan, SMK N 1 Sukadana, SMA N 1 Way Jepara, dan SMA N 1 Bandar Sribhawono," kata dia. 

Menurut dia, tes kompetensi calon PPPK guru dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 secara ketat, mulai dari menunjukkan surat keterangan swab antigen bebas covid 19 hingga penerapan 5M. 

"Penerapan prokes mendapat pengawasan langsung dari Tim lapangan Disdikbud Kabupaten Lamtim, Satgas Penanganan Covid 19 tingkat kecamatan, dan lain-lain," pungkasnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar