#pencurian

Satu dari Empat Pembobol SD di Lampura Ditembak

( kata)
Satu dari Empat Pembobol SD di Lampura Ditembak
Jajaran Polsek Sungkai Selatan meringkus satu dari empat tersangka pembobol SD Negeri Cahaya Makmur, Desa Bumi Ratu, Sungkai Selatan, Lampung Utara. Istimewa


Kotabumi (Lampost.co) -- Jajaran Polsek Sungkai Selatan meringkus satu dari empat tersangka pembobol SD Negeri Cahaya Makmur, Desa Bumi Ratu, Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Pelaku yakni Saukani alias Danil (28), ditangkap saat bersembunyi di Desa Madukoro, Kotabumi Utara pada Senin, 25 Oktober 2021, pukul 16.30 WIB. Tersangka ditembak pada bagian kaki kanan karena mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas saat akan ditangkap.

Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Arjon Safrie mewakili Kapolres AKBP Kurniawan Ismail mengatakan, petugas menangkap satu dari empat tersangka pencurian di kantor SDN Cahaya Makmur Sungkai Selatan. Dari penangkapan itu diamankan barang bukti berupa 8 unit tablet merek acer dan satu unit prosesor merek BEN Q MX258 serta sebuah cebo atau penutup wajah.

"Tersangka terpaksa dihadiahi timah panas pada bagian kakinya karena melawan saat akan ditangkap. Petugas berhasil menyita barang bukti barang elekronik milik sekolah yang dicuri," ujarnya, Selasa, 26 Oktober 2021.

Kapolsek menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah tersangka lain dan kini masih dalam pengejaran. Berdasarkan keterangan sementara, tersangka mengaku hanya diajak oleh ketiga rekannya yang kini buron.

"Dari hasil kejahatan pelaku yang ditangkap hanya kebagian sejumlah barang saja dan barang elektronik lainnya dibawa oleh tiga rekannya," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, kawanan pencuri membobol ruang guru SDN Cahaya Makmur Desa Bumi Ratu pada Minggu, 24 Oktober 2021. Akibat kejadian itu barang berharga di dalam brankas berupa sebuah tablet merek advan GTAB 8001 warna hitam sebanyak 27 unit yang diterima dari bantuan afirmasu 2020, dua unit alat proyektor merek BEN MX 520 warna putih, dan merek acer DX210 warna hitam raib.

Kemudian, chrome book merek acer C721 warna hitam sebanyak 11 unit, serta desktop PC merek SPC COR i5 warna hitam satu unit. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Winarko







Berita Terkait



Komentar