covid-19

Satu Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor BPKAD Lamtim Ditutup Sementara

( kata)
Satu Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor BPKAD Lamtim Ditutup Sementara
(dok. pixabay.com)


SUKADANA (Lampost.co) -- Satu pegawainya terpapar Covid 19, kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lamtim, sejak Jumat (15/1/2021) ditutup sementara tiga hingga tujuh hari ke depan. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim, dr. Nanang Salman, Jumat (15/1/2021) menjelaskan, satu staf PNS di BPKAD yang terpapar Covid-19 tersebut sebelumnya memiliki riwayat perjalan dari Yogyakarta. 

Beberapa hari pulang dari Yogyakarta yang bersangkutan mengeluhkan kondisi kesehatannya. Keluhan itu kemudian ditindaklanjuti dengan dilakukan rapid test dimana hasilnya reaktif. Karena hasil rapid test reaktif maka dilakukan swab dan hasilnya yang bersangkutan positif Covid-19. 

Setelah diketahui positif Covid-19, pihak Dinkes Lamtim kemudian melakukan rapid test terhadap 15 pegawai yang pernah kontak dan swab test empat pegawai lagi di lingkungan BPKAD yang pernah kontak erat dengan yang bersangkutan.

Hasil rapid test dari 15 pegawai tersebut tiga diantaranya reaktif. Sementara untuk swab empat pegawai lainnya sampai saat ini masih ditunggu hasilnya. “Empat pegawai itu langsung di-swab karena selain pernah kontak erat dengan pegawai yang terpapar Covid-19, mereka juga memiliki riwayat perjalanan dari Palembang, Sumatera Selatan,” kata dr. Nanang.

Selanjutnya, kata dr. Nanang, pegawai yang terpapar Covid-19 kemudian yang menjalani rapid test dan swab saat ini diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing. 

Sementara gedung kantor BPKAD sendiri untuk sementara ditutup selama tiga hingga tujuh hari ke depan sejak Jumat (15/1/2021).

Dihubungi terpisah Kepala BPKAD Lamtim, Mansur Syah membenarkan bahwa satu orang staf PNS di bidang anggaran BPKAD memang terpapar Covid-19. 

Kemudian selain sudah melakukan sterilisasi gedung dan ruangan kantor dengan penyemprotan disinfektan, juga telah dilakukan rapid test terhadap 15 pegawai yang pernah kontak dan swab test terhadap empat pegawai yang pernah kontak erat dengan yang bersangkutan.

Selain itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, tambah Mansur, untuk sementara sejak Jumat (15/1/2021) gedung kantor BPKAD ditutup tiga hingga tujuh hari ke depan. Para pegawai sementara diminta bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar