#Covid-19#waykanan

Satu Pasien Covid-19 di Way Kanan Meninggal

( kata)
Satu Pasien Covid-19 di Way Kanan Meninggal
Ilustrasi. Medcom.id


Way Kanan (Lampost.co) -- Pria dengan inisial LS pasien terpapar Covid-19 nomor 66 (P66) berusia 57 tahun warga Kampung Lebak Peniangan, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan, meninggal dunia.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Way Kanan Anang Risgiyanto menjelaskan riwayat perjalanan pasien dimulai pada 20 Desember 2020. Ketika sedang menjenguk anaknya di sebuah pesantren di Kota Metro, LS merasakan keluhan nyeri pinggang LS. Ia berobat ke pengobatan alternatif lalu pulang ke Rebang Tangkas untuk kembali memeriksakan ke rumah sakit di Bandar Jaya.

Pada 11-14 Desember 2020, LS  mengerjakan proyek di daerah Sumatera Selatan dan menginap di sana selama empat hari. Pada 15-18 Desember 2020, LS mengeluh demam, mual, muntah, dan dirawat di rumahnya sendiri. Selama empat hari kondisi kesehatan LS tidak mengalami perubahan. LS dilarikan kembali ke rumah sakit di Bandar Jaya untuk dilakukan pengobatan dan perawatan lebih lanjut. 

"LS mempunyai riwayat penyakit jantung dan diabetes," terang Anang, Senin, 28 Desember 2020.

Pada 22 Desember 2020, LS melakukan rapid test dengan hasil reaktif, lalu dilakukan swab test dengan hasil konfirmasi positif tang keluar pada 26 Desember 2020. Guna mempercepat pemulihan, LS melakukan isolasi dan perawatan di rumah sakit Bandar Jaya.

Pada 27 Desember 2020, LS mengalami penurunan kondisi kesehatan.

"Pada pukul 19.10 WIB, LS meninggal dunia," kata dia. 

Sedangkan pasien berinisial Ls nomor 65 (P66), laki-Laki, usia 61 tahun, warga Kampung Tiuh Balak Pasar Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan telah dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ls merupakan pedagang. Pada 1 Desember 2020 mempunyai riwayat perjalanan ke Bandar Lampung untuk berbelanja. Pada 08 Desember 2020 ia mengeluh demam, sesak, batuk, dan berobat ke rumah sakit di Baradatu dengan diagnosa medis: CAP dan Febris. Ls melakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif, kemudian pasien dirujuk ke RS ZAPA.

Pada 9 dan 10 Desember 2020, dilakukan pengambilan PCR Swab. Tanggal 17 Desember 2020 keluar informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dengan hasil konfirmasi positif Covid 19. Demi mempercepat pemulihan, dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.

Ls selesai menjalankan isolasi pada 27 Desember 2020 dengan kondisi sehat serta tidak memiliki keluhan.

"Untuk jumlah total pasien Covid-19 di Kabupaten Way Kanan yang saat ini menjalani isolasi tinggal dua orang lagi," kata Anang.

Kepada masyarakat, Anang, mengajak untuk perketat protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, serta menjaga stamina tubuh.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar