internasionalindia

Satu Orang Tewas Akibat Penyakit Misterius di India

( kata)
Satu Orang Tewas Akibat Penyakit Misterius di India
Tenaga medis India mengumpulkan sampel dari korban penyakit misterius di Andhra Pradesh. Foto: AFP


Eluru (Lampost.co) -- Penyakit misterius di India telah menewaskan satu orang. Penyakit itu sebelumnya telah melukai 347 orang sejak Sabtu 5 Desember 2020.

 

Penyebab penyakit yang menyebar di kota Eluru di distrik Godavari Barat Andhra Pradesh belum dapat diidentifikasi, tetapi gejala yang dilaporkan sejak Sabtu malam termasuk pusing dan epilepsi.

Seorang pria berusia 45 tahun, diidentifikasi sebagai Sridhar dari daerah Vidyanagar di kota Eluru, meninggal pada Minggu 6 Desember. Menurut keluarganya, korban mengalami gejala epilepsi dan pusing dan sempat dirawat di rumah sakit setempat.

Polisi telah memerintahkan laporan autopsi.

Menteri Kepala wilayah Andhra Pradesh, YS Jagan Mohan Reddy mengunjungi pasien yang sakit Senin di rumah sakit di Eluru ketika jumlah pasien meningkat menjadi 347.

Rumah sakit mengeluarkan hampir 200 pasien setelah perawatan dan tim medis mengumpulkan sampel darah dari pasien untuk diperiksa.

Penyakit ini awalnya diduga disebabkan oleh kontaminasi air, tetapi pemerintah mengklaim sampel air dari 22 daerah yang berpotensi terkena dampak tidak menunjukkan tanda-tanda kontaminasi dan tidak ada infeksi virus yang terdeteksi setelah tes darah.

Semua pasien juga dinyatakan negatif untuk covid-19.

Partai oposisi Telugu Desam menyalahkan pemerintah atas penyakit tersebut. Presiden TDP N Chandrababu Naidu mengatakan, penyakit itu menyebar di daerah yang kekurangan air minum terlindungi selama 18 bulan terakhir.

Naidu juga menuntut penyelidikan lengkap terhadap wabah dan pernyataan darurat kesehatan Eluru.

Para pejabat mengatakan Institut Nutrisi Nasional di Hyderabad, para ilmuwan akan menilai situasi pada Senin.

Sejauh ini, otoritas kesehatan belum dapat menentukan penyebabnya melalui tes darah dan pemindaian otak, tetapi hasil tes kultur dan hasil e-coli masih menunggu keputusan.

Anggota parlemen daerah dari Partai Bharatya Janatha (BJP) G.V.L. Narasimha Rao mengatakan, zat organoklorin beracun bisa menjadi penyebab paling mungkin dari penyakit tersebut setelah berbicara dengan para ahli.

Winarko







Berita Terkait



Komentar