#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritametro

Satu Keluarga di Metro Timur Terpapar Covid-19

( kata)
Satu Keluarga di Metro Timur Terpapar Covid-19
PJ Sekda Kota Metro Misnan. Lampost.co/Bambang


Bandar Lampung (Lampost.co): Pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Metro mengalami penambahan yang cukup drastis. Dalam sehari, pasien bertambah sebanyak 12 orang. Tiga diantaranya merupakan satu keluarga.

Penjabat Sekda Kota Metro, Misnan, membenarkan adanya penambahan pasien tersebut. "Hari ini bertambah 12 orang, satu keluarga diketahui positif setelah satu orang kita lakukan pemeriksaan," ujarnya, Jumat, 27 November 2020.

Adapun pasien nomor 131 seorang perempuan berinisial RA dengan usia 40 tahun. Pasien beralamatkan di Jalan Sutan Syahri, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat. Kronologisnya pasien sehari-hari bekerja satu kantor dengan F (laki-laki) yang juga pasien positif covid-19. Awalnya pada 16 November 2020, pasien melakukan rapat di satu ruangan dengan F. Kemudian pada 22 November 2020, pasien melakukan rapid test mandiri dengan hasil reaktif. Lalu pada 23 November 2020 pasien melakukan uji swab dan 24 November hasilnya dinyatakan positif.

Baca juga: Dua Residivis Narkoba Ditangkap, Satu Dihadiahi Timah Panas

Selanjutnya, pasien nomor 132 seorang perempuan berinisial MTP dengan usia 21 tahun. Pasien beralamatkan di Sekampung Udik, Lamtim. Namun saat ini tinggal di Jalan Kecipir, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur. Pasien sehari-hari bekerja di salah satu hotel di Kota Metro. Banyak tamu dari luar Metro yang menginap. Awalnya pada 10 November pasien mengeluh batuk pilek serta hilang penciuman dan rasa. Kemudian pada 12 November 2020, pasien melakukan rapid test dengan hasil non-reaktif. Lalu pada 19 November 2020, pasien melakukan rapid test ulang dengan hasil reaktif. Setelah itu pada 20 November pasien tes swab dan 25 November hasil dinyatakan positif.

Sementara itu, ada satu keluarga juga ikut terpapar dari pasien 132 (MTP), diantaranya adalah pasien nomor 133 seorang laki-laki berinisial AR dengan usia 55 tahun, pasien nomor 134 seorang perempuan berinisial A dengan usia 54 tahun, dan pasien nomor 135 seorang perempuan berinisial MAR dengan usia 21 tahun. Pasien beralamatkan di Jalan Kecipir, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur. Sekeluarga ini kontak erat dengan pasien 132, mereka saru rumah. Sekeluarga itu kemudia menjalani tes swab pada 20 November 2020, dan pada 25 November 2020, hasil swab dinyatakan positif.

Pasien nomor 136 seorang perempuan berinisial NA dengan usia 20 tahun. Pasien beralamatkan di Blambangan Umpu, Way Kanan, namun saat ini berdomisili di Jalan Tongkol, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur. Kronologisnya pasien kurang lebih tiga minggu yang lalu pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif nomor 59.

Awalnya pada 6 November pasien mengeluh batuk pilek. Pasien merupakan mahasiswa kebidanan yang baru selesai praktik lapangan yang diwajibkan untuk rapid test. Kemudian pada 7 November 2020, pasien melakukan rapid test mandiri dan hasilnya reaktif. Pada 18 November 2020, pasien menjalani swab dan 25 November 2020 hasilnya dinyatakan positif.

Selanjutnya pasien nomor 137 seorang laki-laki berinisial A dengan usia 42 tahun. Pasien beralamatkan di Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur. Pasien merupakan salah satu tenaga kesehatan Rumah Sakit di Metro. Awalnya pada 5 November pasien mengeluh lemas dan demam, dirawat di rumah oleh istrinya. Karena tidak ada perubahan, pada 8 November pasien dibawa ke UGD RSUD Ahmad Yani. Pada 11 November pasien di swab pertama, karena tidak ada keluhan pasien pulang dan melakuan isolasi mandiri di rumah. Kemudian pada 19 November 2020, pasien rapid test mandiri dengan hasil reaktif. Pada 20 November pasien melakukan uji swab kedua, lalu pada 25 November 2020 hasilnya dinyatakan positif.

Pasien nomor 138 berinisial GAF dengan usia 6 tahun. Pasien beralamatkan di Kel. Ganjar Asri, Kec. Metro Barat. Pasien merupakan hasil tracing dari pasien nomor 104 (AS). Pasien diswab pada 18 November dan pada 25 November hasilnya dinyatakan positif.

Pasien 139 berinisial RIN dengan usia 39 tahun. Pasien beralamatkan di Kelurahan Ganjaragung, Metro Barat. Awalnya pada 14 November pasien pulang dari melaksanakan tugas Diklat di Bandar Lampung. Kemudian pada 19 November pasien rapid test dengan hasil reaktif. Pada 20 November pasien diswab dan 25 November hasilnya dinyatakan positif.

Pasien nomor 140 seorang laki-laki berinisial AS dengan usia 37 tahun. Pasien beralamatkan di Kelurahan Ganjaragung, Metro Barat. Awalnya pada 14 November pasien pulang dari melaksanakan tugas Diklat di Bandar Lampung. Kemudian pada 19 November pasien rapid test dengan hasil reaktif. Pada 20 November pasien diswab dan 25 November hasilnya dinyatakan positif.

Pasien nomor 141 seorang laki-laki berinisial EA dengan usia 36 tahun. Pasien beralamatkan di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur. Awalnya pada 14 November pasien pulang dari melaksanakan tugas Diklat di Bandar Lampung. Kemudian pada 19 November pasien rapid test dengan hasil reaktif. Pada 20 November pasien di swab dan 25 November hasilnya dinyatakan positif.

Pasien nomor 142 seorang perempuan berinisial YPN dengan usia 39 tahun. Pasien beralamatkan di Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur. Pasien merupakan anak dari pasien terkonfirmasi positif (MY). Pasien diswab pada 18 November kemudian pada 26 November hasilnya dinyatakan positif.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar