#kafe#hotel#nataru

Kafe di Bandar Lampung Ditutup Satgas

( kata)
Kafe di Bandar Lampung Ditutup Satgas
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana memimpin Tim Satgas Covid-19 untuk melakukan sidak di lokasi-lokasi rawan keramaian, Jumat, 31 Desember 2021. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung menutup satu kafe di Jalan Sultan Agung, Wayhalim saat inspeksi mendadak (Sidak) penerapan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 pada malam pergantian tahun.

Jubir Satgas Covid-19 Bandar Lampung, Ahmad Nurizky mengatakan, kafe tersebut ditutup karena melanggar jam operasional yang sudah ditentukan dalam Instruksi Wali Kota Nomor 18 Tentang Pengetatan Prokes pada masa perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

"Ada satu yang kami tutup, kafe Yu-one Milk di Jalan Sultan Agung," kata dia, Minggu, 2 Januari 2022.

Baca: Penjagaan Jalur Wisata di Pesawaran Diperketat

 

Selain kafe, pihaknya juga mengancam penutupan terhadap dua penginapan, yakni Hotel Lusi di Jalan Pangeran Diponegoro dan Bamboo Inn di Jalan P Antasari. Kedua hotel itu ditutup jika masih kekeh tidak menyediakan scan barcode aplikasi PeduliLindungi untuk para pengunjung.

"Selain ketiga tempat itu, banyak juga lokasi yang mendapatkan teguran," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana memimpin Tim Satgas Covid-19 untuk melakukan sidak di lokasi-lokasi rawan keramaian. Tidak hanya tempat hiburan, pihaknya juga merazia kafe, restoran, dan penginapan untuk memastikan penerapan prokes.

Wali Kota menegaskan akan menutup tempat-tempat yang tidak mengikuti anjuran pemerintah. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya klaster baru dan penularan varian Omicron.

"Masyarakat diharapkan tetap di rumah saja, sementara pengetatan dilakukan hingga 3 Januari 2022," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar