#OperasiPasar#Lamsel

Satu Jam Operasi Pasar Bahan Pangan Habis Terjual

( kata)
Satu Jam Operasi Pasar Bahan Pangan Habis Terjual
Plt Kepala Disdagperin Lampung Selatan Hendra Jaya dan Camat Katibung Firdaus Adam tengah melihat produk yang dijual saat operasi pasar di Lapangan Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Rabu, 6 Juli 2022. Lampost.co/ Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Dalam waktu satu jam berbagai produk kebutuhan pokok rumah tangga habis terjual di operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Lampung Selatan, di Lapangan Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Rabu, 6 Juli 2022.

"Ini membuktikan antusias warga cukup tinggi dalam kegiatan operasi pasar. Sebab, harga kebutuhan pokok yang dijual berbeda denngan harga dipasaran," ujar Camat Katubung, Firdaus Adam.

Menurut Firdaus Adam, kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan Disdagperin Lampung Selatan ini tujuanya untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

“Alhamdulillah, operasi pasar ini sangat diminati warga Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung. Mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat," katanya.

Baca Juga : Satu Jam Operasi Pasar Bahan Pangan Habis Terjual

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Lampung Selatan Muhadi menuturkan operasi pasar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Sebab, kini harga kebutuhan pokok dipasar telah naik.

"Selain itu, Pemkab Lampung Selatan bersama beberapa perusahaan membagikan paket sembako bagi warga yatim piatu dan warga tidak mampu," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, dalam operasi pasar tersebut untuk harga minyak goreng kemasan dijual Rp15 ribu per liter, beras Rp9.000 per kg, gas elpiji 3 kg dijual Rp18 ribu dan cabai merah dijual Rp80 ribu per kg.

Sementara itu, minyak goreng kemasan di pasar mencapai Rp20 ribu per liter, gas elpiji 3 kg dijual Rp23 ribu di warung serta cabai merah dijual Rp100 ribu per kg.

Tina (35), Warga Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, merasa senang adanya kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan di desanya. Karena, harga kebutuhan pokok lebih murah, jika dibandingan dengan harga barang di pasar.

"Ya, seneng mas. Sebab, harga kebutuhan pokok lebih murah di operasi pasar ini. Jika, dibandingkan dengan di pasar atau warung," katanya.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar