#INFRASTRUKTUR#JALANRUSAK#LAMPUNGSELATAN

Satu Hari, Pengerjaan Jalan di Desa Rejosari Lamsel Sudah Retak

( kata)
Satu Hari, Pengerjaan Jalan di Desa Rejosari Lamsel Sudah Retak
Komisi III DPRD Lampung Selatan meninjau langsung pengerjaan proyek asal jadi di Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Rabu, 20 Juli 2022. (Lampost.co/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan mengecek langsung pekerjaan rabat beton di Desa Rejosari, Kecamatan Natar yang dinilai asal-asalan. 

Setiba di lokasi, tiga anggota DPRD perwakilan Kecamatan Natar, yakni Supri, Lukman dan Sidik langsung memprotes proyek perbaikan jalan yang dikerjakan CV Sahabat Jaya Mandiri tersebut. Sebab baru satu hari pengerjaan sudah retak-retak. 

"Disiram kalo sudah dihamparkan begini semennya supaya tidak retak-retak. Di ujung itu sudah retak-retak karena nggak disiram kan," kata Supri saat meninjau lokasi, Rabu, 20 Juli 2022.  

Baca juga: Dinantikan 35 Tahun, Pembangunan Jalan Rejosari Lamsel Disebut Asal-asalan

Anggota Komisi III lainnya, Lukman, mengatakan tiap pengerjaan proyek semestinya ada alat pemadat sesuai prosedur operasional standar.

"Rata-rata padahal setiap rabat beton ada di SOP bahwa alat penunjang seperti pemadat harus ada dalam rangka menunjang setiap kerjaan bagus," ujar Lukman.

Hal senada disampaikan Sidik. Menurutnya, pemenang proyek harusnya bekerja sesuai aturan dan standar yang susah ditetapkan. 

"Tidak bisa ditutupi-tutupi ini. Fasilitas publik sampai kapan pun akan disorot kalau tidak baik pekerjaannya," kata anggota komisi III itu.

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar