#pencabulan#kekerasanseksual

Satu dari Empat Pelaku Rudapaksa Anak di Bawah Umur Dibekuk

( kata)
Satu dari Empat Pelaku Rudapaksa Anak di Bawah Umur Dibekuk
Ilustrasi: Medcom.id


Sukadana (Lampost.co) – Petugas gabungan Unit PPA dan Tekab 308, Satreskrim Polres Lamtim, membekuk AS (18), Minggu (17/10/2021), sekitar pukul 14.30 WIB.

Warga Kecamatan Sekampungudik itu dibekuk petugas karena bersama tiga rekannya (masih buron) diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, KA (13), warga Kecamatan Sekampungudik.

Kasat Reskrim Polres Lamtim AKP Ferdiansyah, menjelaskan, aksi bejat tersebut dilakukan AS bersama tiga rekannya pada Senin, 5 April 2021. Pada hari itu sekitar pukul 18.30 WIB,  korban KA dijemput oleh AR (buron) dari rumahnya menggunakan motor dengan alasan untuk diajak main ke rumah temannya. 

Namun, hal itu rupanya akal-akalan. Sebab bukannya diajak main, AR justru membelokkan motornya ke sebuah gubuk di lokasi perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Sekampungudik. Setelah berada di gubuk tersebut, tersangka AR kemudian menghubungi tiga rekannya via handphone agar datang ke gubuk tersebut.

Setelah ketiga rekannya termasuk AS datang, kemudian secara bergiliran mereka merudapaksa korban KA. Usai dirudapaksa, korban KA kemudian diantarkan pulang. Di rumah, korban kemudian menceritakan semua kejadian bejat yang dialaminya kepada orang tuanya.

Mendengar cerita  putrinya, orang tua korban yang tidak terima kemudian langsung melapor ke Mapolres Lamtim. Berdasarkan laporan tersebut, petugas gabungan Unit PPA dan Tekab 308, Satreskrim Polres Lamtim langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi sekaligus membekuk tersangka AS di rumahnya, pada Minggu (17/10/2021).

Setelah dibekuk,  tersangka AS langsung digelandang petugas ke Mapolres Lamtim. 

“Saat ini tersangka AS sudah kami amankan di Mapolres Lamtim untuk menjalani proses pengembangan penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Ferdiansyah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka AS akan dijerat dengan Pasal 81 jo 82 UU RI No. 17 Tahun 2016, tentang Penetapan Perpu No 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar