#lampung#bandarlampung#anjal

Satpol PP Jaring Pengemis di Bawah Umur

( kata)
Satpol PP Jaring Pengemis di Bawah Umur
Sejumlah anak di bawah umur yang mengecat badannya dengan warna silver saat diinterogasi petugas Satpol PP Bandar Lampung. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co) --  Tujuh anak berpenampilan silver dan 3 pengemis terjaring razia rutin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Bandar Lampung, Kamis, 12 Desember 2019. Mereka diamankan di sebuah rumah kosong yang diduga menjadi markas di daerah Enggal.

Sebab, di tempat itu tidak hanya anak silver, pengemis atau gepeng, anak jalanan juga didapati tengah berada di tempat tersebut. Para anak silver yang kerap meminta di lampu merah tersebut adalah BG (10), RK (12), RF (15), E (12), AR (13), A (12), dan RI (11). Sedangkan tiga pengemis, yakni Juanda (25), Randi (22), dan Monik (50).

Kasat Pol PP Suhardi Syamsi, melalui Kepala Bidang Terantibum Pol PP Bandar Lampung Jan Roma menjelaskan razia dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. Sebab, banyak anak di bawah umur yang mengemis.

"Ini pada prinsipnya dalam penertibaan anjal, gepeng, dan pengamen. Dalam kegiatan ini kami menjaring anak-anak di bawah umur yang meminta-minta dengan berlaku sebagai manusia silver," ujarnya di kantor Satpol PP setempat.

Anak-anak tersebut diamankan di lokasi berbeda, antara lain, lampu merah Tugu Adipura, Garuntang, dan Satelit. Beberapa di antaranya berada rumah kosong yang jadi markas mereka.

"Setelah kami amankan yang di lampu merah, kami interogasi. Mereka mengaku memiliki markas di wilayah Enggal. Kemudian, kami menuju ke sana dan kembali diamankan lagi 3 anak dan 3 orang dewasa selaku pengemis yang membantu mereka mengecat tubuhnya," ujarnya.

Pihaknya mencurigai ada yang mengoordinasi anak-anak tersebut. Sebab, di tengah kelemahan dan keluguan, anak mudah dimanfaatkan orang dewasa. 

Namun, Pol PP masih belum menemukan gembong anak silver tersebut dan masih akan terus dicari. "Mereka enggak pernah sebut itu, walau kami sudah ajak bicara dan bujuk, juga enggak mau kebuka. Karena pasti ada yang mengarahkan ke tempat mereka beli cat itu dan ada yang memberitahukan penghasilan dari meminta menjadi manusia silver," ujarnya.

Terakhir Satpol PP Bandar Lampung mengimbau seluruh pengendara saat menemukan anak punk, gepeng, dan anjal yang meminta-minta agar jangan dikasih. "Harapannya, jika tidak ada yang memberi uang mereka jenuh. Karena ini sering dikasih sehingga mereka keenakan," katanya. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar